Universitas Airlangga Official Website

Pelatihan Desain AcSES UNAIR Bahas Kekuatan Storytelling dalam Iklan Komunikatif

Pelatihan Desain AcSES UNAIR Bahas Kekuatan Storytelling dalam Iklan Komunikatif
Muhammad Nauris memaparkan materi dalam Workshop AcSES pada Sabtu (15/4/2023). (Foto: SS Zoom)

UNAIR NEWS – Pelatihan desain bertemakan “The Power of Visual Storytelling in Advertising Design” berlangsung pada Sabtu (15/4/2023). Pelatihan desain itu, digelar oleh Association of Sharia Economics Studies (AcSES) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga itu digelar secara daring melalui zoom.

Pelatihan itu menghadirkan Muhammad Nauris Firdaus yang telah berpengalaman sebagai mahasiswa magang desain di Telkom Indonesia sebagai narasumber acara. Di sisi lain, pelatihan itu bertujuan untuk mengenalkan mahasiswa tentang kekuatan storytelling dalam sebuah iklan.

Pentingnya Storytelling dalam Iklan Komunikatif

Menurut Nauris, iklan yang komunikatif adalah iklan yang menggunakan narasi untuk mengkomunikasikan pesan. Ia menjelaskan bahwa pemberian cerita pada suatu iklan akan lebih menempel dalam ingatan daripada menampilkan fakta. 

“Jadi dalam suatu iklan, terkadang kita harus menimbulkan suatu cerita di dalamnya, agar kita tidak hanya menjual produk tapi juga menjual lifestyle,” tegasnya. 

Nauris menyampaikan bahwa storytelling akan membuat iklan tidak hanya bersifat fungsionalis, namun akan lebih kaya nilai dari merek sebelumnya. Secara tidak langsung, lanjutnya, cerita-cerita ini akan menarik pelanggan yang tepat. Menurut narasumber, produk memang dibuat oleh perusahaan, tetapi identitas merek diciptakan oleh otak kita. 

Storytelling adalah salah satu langkah branding dari produk atau jasa suatu produk. Branding ini menjadikan pelanggan menjadi lebih mengerti suatu produk, misalnya brand nike itu atlet banget nih. Kalau misalkan olahraga tidak pakai nike rasanya jadi kurang. Pada akhirnya, budaya kita tidak bisa berkembang tanpa adanya storytelling itu sendiri” tambahnya.

Tahapan Memulai Storytelling dalam Iklan Komunikatif

Narasumber menuturkan bahwa tahapan pertama dalam storytelling iklan adalah mengenali target pelanggan. Menurutnya, mengenali karakteristik, kebiasaan, keinginan, dan kebutuhan pelanggan sangatlah penting guna menciptakan cerita yang relevan dan mengena. Tahapan berikutnya meliputi penentuan tujuan, penciptaan visual dan narasi yang menarik, dan menghindari cerita yang terlalu rumit. 

“Tujuan yang jelas membantu untuk menyesuaikan cerita yang akan tersampaikan dalam iklan. Berikutnya, cerita yang mudah dipahami dan mengena bisa membuat pelanggan tergerak untuk mengambil tindakan yang diinginkan. Cerita yang sederhana pun membantu mempermudah pelanggan dalam merespon iklan kita,” pungkasnya.

Penulis: Widiasih Fatmarani

Editor: Nuri Hermawan