UNAIR NEWS – Airlangga Public Health Student Association Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Masyarakat di Desa Gendro, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur pada Jumat (13/10/2023) hingga Sabtu (14/10/2023). Kegiatan yang diinisiasi Divisi Pengabdian Masyarakat itu mengangkat tema “Optimizing the Potential of Livestock Products to Realize Balanced Nutrition Through Environmental Success” dengan menyasar kalangan lansia, perangkat desa, dan peternak.
Berikan Edukasi Kepada Masyarakat
Ketua pelaksana, Nungki Dwiandra Aulia mengatakan kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari Bulan ISMKMI (BULIS) 2023. Di Desa tersebut mereka mengimplementasikan beberapa program yang berfokus dalam peningkatan kualitas dan kewaspadaan di bidang kesehatan peternakan. Mulai dari edukasi kepada 30
perangkat desa setempat oleh Dosen FKM yakni Bu Laura Navika Yamani SSi MSi PhD terkait infeksi Antraks yang dapat menginfeksi hewan ternak maupun manusia.
Antraks merupakan salah satu penyakit zoonosis yang disebabkan oleh bakteri berspora bernama bacillus anthracis. Penyakit tersebut dapat menyebar lewat soil maupun food borne disease. Dari sisi edukasi peternak, panitia juga melakukan penyuluhan terkait distribusi hasil ternak menggunakan media sosial Instagram dan e-commerce agar warga dapat mendistribusikan penjualan lebih luas.
“Edukasi panitia oleh Safira Aurellia tentang pemanfaatan hasil ternak untuk didistribusikan melalui media sosial,” katanya.
Mereka memberikan edukasi dari rumah ke rumah kepada 10 keluarga peternak. Sekaligus melakukan penanaman tanaman apotek keluarga (toga) untuk meningkatkan kesehatan masyarakat lewat penggunaan produk herbal.

Pengecekan Kesehatan dan Bagikan Sembako Gratis
Tak hanya memberikan penyuluhan edukasi, mereka juga memberikan pengecekan kesehatan gratis bagi 118 lansia. Pembagian sembako untuk 100 warga Desa Gendro juga dilakukan untuk membantu memberikan manfaat dalam meringankan pengeluaran kebutuhan rumah tangga untuk beberapa waktu.
“Dalam pelaksanaan pengmas ini dapat membuat warga berkesan dengan kegiatan yang kita adakan di sana terutama cek kesehatan dan pembagian sembako,” tutur mahasiswa Kesehatan Masyarakat Angkatan 2021 itu.
Keterlibatan seluruh pihak mulai dari 66 orang panitia dan perangkat desa menjadi faktor keberhasilan kegiatan tersebut. berkoordinasi untuk setiap kegiatan dari hari pertama dan hari kedua. Sehingga kegiatan tersebut diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat Desa Gendro, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.

Penulis: Azhar Burhanuddin
Editor: Feri Fenoria





