Universitas Airlangga Official Website

Pengaruh Extensive Viewing terhadap Kemampuan Mendengar dan Perolehan Kosa Kata dalam Pembelajaran Bahasa Inggris

Pembelajaran bahasa kedua (L2) sering kali lebih efektif ketika dilakukan secara alami melalui pemaparan bahasa yang menarik dan dapat dipahami. Salah satu metode yang mendukung hal ini adalah extensive viewing, yaitu menonton tayangan berbahasa asing dalam jumlah besar secara berkelanjutan. Artikel ini mengkaji bagaimana seorang pembelajar bahasa Inggris sebagai bahasa kedua (L2) mengalami peningkatan signifikan dalam keterampilan mendengar dan perbendaharaan kata melalui extensive viewing.
Studi ini menggunakan pendekatan studi kasus terhadap seorang mahasiswa bernama Dodo, yang mengalami peningkatan kemampuan mendengar dan kosa kata berkat kebiasaannya menonton serial televisi berbahasa Inggris. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan analisis catatan pribadi yang mencatat kosa kata baru yang dipelajari selama menonton.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dodo secara bertahap meningkatkan kemampuan mendengar dan memahami kosa kata dengan menonton lebih dari 2.500 episode serial televisi dan 16 film berbahasa Inggris. Beberapa faktor yang mendukung peningkatan ini meliputi:

  1. Paparan Berulang terhadap Bahasa Inggris
    Dodo menonton berbagai serial seperti How I Met Your Mother, The Big Bang Theory, dan Shameless, yang menawarkan pengulangan kosa kata dan ekspresi dalam konteks yang autentik.
  2. Penggunaan Teks dalam Tayangan
    Dengan menyalakan teks bahasa Inggris, Dodo dapat mencocokkan kata yang didengar dengan bentuk tertulisnya, sehingga mempercepat pengenalan pola dan pengucapan kata.
  3. Pencatatan Kosa Kata Baru
    Dodo mencatat kata-kata yang belum dipahami dan mencari artinya, yang kemudian ia gunakan dalam percakapan dan tulisan.
  4. Interaksi Aktif dengan Tayangan
    Ia sering kali menjeda tayangan untuk mengulang pengucapan kata atau menjawab pertanyaan yang muncul dalam dialog, sehingga meningkatkan pemahaman dan keterampilan berbicara.
  5. Peningkatan Pemahaman Konteks Budaya
    Selain mengasah kemampuan bahasa, menonton serial televisi juga membantu Dodo memahami budaya penutur asli bahasa Inggris. Ia menjadi lebih familiar dengan ekspresi idiomatik, humor, serta norma sosial yang sering muncul dalam percakapan sehari-hari.
  6. Dampak pada Kepercayaan Diri Berbahasa Inggris
    Dengan semakin sering mendengar dan memahami bahasa Inggris, Dodo mengalami peningkatan kepercayaan diri dalam berbicara. Ia mulai lebih nyaman berkomunikasi dengan orang lain dalam bahasa Inggris tanpa rasa takut membuat kesalahan.
    Studi ini mengungkapkan bahwa extensive viewing berkontribusi besar terhadap pengembangan keterampilan mendengar dan kosa kata. Faktor kunci keberhasilan metode ini adalah keterlibatan aktif, pemilihan tayangan yang menarik, serta penggunaan strategi pembelajaran seperti pencatatan kosa kata dan penggunaan teks. Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pengajar bahasa Inggris untuk mendorong siswa agar lebih banyak terpapar bahasa Inggris melalui media yang menarik dan relevan dengan minat mereka.
    Selain itu, metode ini juga dapat dikombinasikan dengan kegiatan pembelajaran lain, seperti diskusi kelompok atau menulis ringkasan dari tayangan yang ditonton, guna memperkaya keterampilan berbahasa secara keseluruhan. Dengan demikian, extensive viewing bukan hanya meningkatkan kemampuan mendengar, tetapi juga dapat menjadi bagian dari strategi pembelajaran bahasa yang menyenangkan dan efektif.
    Oleh Lutfi Ashar Mauludin, S.Pd., M.A., M.Pd.

Informasi detail dari artikel ini dapat dibaca lebih lengkap pada publikasi ilmiah berikut :

Paradita, L. I., Rizka, H., Murtafi’ah, B., Mauludin, L. A., & Prasetyo, G. (2025). ‘I can now hear the pauses’: the narratives of L2 listening and vocabulary development through extensive viewing. Cogent Arts & Humanities, 12(1), 2448904.

To link to this article https://doi.org/10.1080/23311983.2024.2448904