Secara global, seksualitas digital merupakan isu kontroversial yang diangkat oleh akademisi, cendekiawan, dan pemangku kepentingan, yang menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan pengguna media sosial, pendidikan, dan norma budaya secara umum. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tantangan yang ditimbulkan oleh seksualitas digital, mengeksplorasi dampak teknologi terhadap paparan konten seksual pada remaja, dan memahami risiko serta langkah-langkah perlindungan yang diperlukan. Melalui penyelidikan kualitatif, wawancara dilakukan dengan remaja dari sekolah-sekolah di Surabaya, Indonesia. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa remaja seringkali kurang memahami cara menangani media digital, yang membuat mereka rentan terhadap paparan konten seksual tanpa mekanisme pengawasan orang tua atau sekolah. Hal ini selanjutnya mengakibatkan risiko seperti sexting. Studi ini menyoroti perlunya pendekatan komunikasi yang berorientasi pada risiko terkait pengalaman remaja dengan konten seksual dan menyarankan pengenalan kursus terkait pendidikan seks di tingkat sekolah menengah pertama atau atas. Topik ini sering dianggap tabu tetapi sangat penting untuk perkembangan remaja dan mendapat perhatian signifikan bahkan dalam ajaran Islam.
Penulis: Dr. Muhammad Saud BS., MS
Direct link:https://doi.org/10.1590/S0104-12902025240732in





