Universitas Airlangga Official Website

Penyakit Kulit Alergi pada Usia Lanjut di RSUD Dr. Soetomo Surabaya

Foto by Alodokter

Penyakit kulit alergi merupakan suatu kondisi yang menyebabkan munculnya reaksi seperti ruam di bagian kulit tertentu. Kondisi ini seringkali dikaitkan dengan anak-anak, namun pada kenyataannya kondisi ini dapat dialami oleh siapa saja. Secara umum, kondisi ini ditandai dengan rasa tidak nyaman, gatal, dan muncul ruam kemerahan di permukaan kulit. Ada beberapa faktor yang bisa memicu munculnya reaksi alergi, diantaranya adalah adanya paparan atau sentuhan kulit dengan zat pemicu seperti alergen dan iritan dan zat lainnya baik alami maupun buatan.

Pada usia lanjut seringkali dijumpai penyakit kulit alergi yang mekanismenya didasarkan pada fungsi sawar kulit yang berjalan beriringan dengan penambahan usia. Selain itu, tingginya frekuensi terpapar bahan alergen dan iritan seperti sayuran, sabun, deterjen, dan adanya trauma menggosok juga menjadi faktor pemicu terjadinya suatu penyakit kulit alergi. Ibu rumah tangga memiliki prevalensi tertinggi pada kasus ini, dan sebagian besar pola ini dapat dijelaskan berdasarkan adanya paparan yang berulang dengan agen pemicu dari berbagai variasi selama rutinitas pekerjaan rumah tangga sehari-hari termasuk memasak, mencuci, membersihkan rumah. Paparan bahan kimia dalam jangka panjang tentunya akan menyebabkan peningkatan hilangnya air transepidermal yang kemudian mengarah pada terjadinya kekeringan pada kulit serta hilangnya fungsi sawar kulit dan berakibat pada rentannya terjadi suatu iritasi. Sebagai hasil dari faktor-faktor tersebut, baik intrinsik maupun ekstrinsik, perubahan mulai terjadi dengan karakteristik klinis kulit kering, tidak fleksibel, lebih tipis, penyembuhan luka yang lambat dan tidak adekuat. Perubahan pada struktur jaringan ini kemudian mempengaruhi individu untuk terserang penyakit kulit seperti dermatitis kontak yang merupakan salah satu penyakit paling banyak dijumpai dan membutuhkan terapi untuk meregenerasi skin barrier guna menghindari terjadinya infeksi serta penyakit kulit lainnya.

Intervensi terhadap penyakit kulit alergi dapat dilakukan dengan mengurangi frekuensi kontak langsung bahan-bahan alergen dan iritan atau dapat menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan ketika mencuci piring, atau sepatu sebagai pelindung kaki. Gaya hidup dan kebersihan lingkungan sekitar juga memiliki peran penting dalam keberhasilan pencegahan suatu penyakit kulit alergi, contohnya dengan rutin membersihkan rumah dari debu yang menempel dan tidak kasat mata; rutin memandikan hewan peliharaan apabila memiliki satu atau lebih; menjaga kebersihan diri sendiri dengan mandi secara teratur.

Penelitian yang mengevaluasi karakteristik pasien usia lanjut dengan penyakit kulit alergi di RSUD Dr. Soetomo Surabaya dalam 3 tahun, mendapatkan 147 pasien usia lanjut dengan jumlah kasus tertinggi pada kelompok usia 55-65 tahun. Sebagian besar pasien adalah perempuan, dan sebagian besar pekerjaan pasien adalah ibu rumah tangga yang bertempat tinggal di Surabaya serta pendidikan terakhir paling banyak adalah lulusan SLTA. Temuan anamnesis meliputi keluhan utama yang paling umum yaitu timbul rasa gatal, dengan faktor pencetus yang paling banyak adalah bahan alergen dan iritan. Pada sebagian besar pasien tidak ditemukan faktor komorbid dengan golongan BMI normal. Durasi sakit paling umum terjadi pada pasien berkisar kurang dari satu tahun. Gambaran klinis bercak merah merupakan temuan pemeriksaan fisik yang paling sering didapatkan pada pasien dan umumnya ditemukan pada daerah tangan dengan dermatitis kontak sebagai diagnosis yang paling sering. Penyakit kulit alergi masih menjadi salah satu penyakit yang sering dikeluhkan pada usia lanjut dan seringkali menyebabkan penurunan kualitas hidup. Tatalaksana, baik penegakan bahan penyebab dan pemberian terapi topikal maupun sistemik, dengan memperhatikan kondisi khusus pada individu lanjut usia sangat penting pada penanganan penyakit kulit alergi.

Penulis : Dr.dr.Damayanti,Sp.KK(K)

Informasi lengkap dari artikel ini dapat dilihat pada tulisan kami di :

https://ijrp.org/paper-detail/5210

Allergic Skin Disease in Elderly at Dr.Soetomo General Academic Hospital Surabaya (2019-2021)

Aulia Anisa Putri, Damayanti, Raden Argarini, Trisniartami Setyaningrum