Universitas Airlangga Official Website

Peran “Kaizen” dan Kualitas Sumber Daya Manusia dalam Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Kedokteran

Foto by Pendidikan Kedokteran

Kualitas sistem pendidikan di Perguruan Tinggi adalah faktor utama keberhasilan mahasiswa maupun para akademisi. Saat ini jumlah lembaga pendidikan tinggi di Indonesia seperti universitas masih terbatas bila dibandingkan dengan jumlah penduduk. Pemerintah telah didesak untuk membentuk badan penjaminan mutu dan akreditasi nasional oleh anggota masyarakat serta pemangku kepentingan kelembagaan untuk menuntut akuntabilitas dalam pendidikan tinggi, sehingga perbaikan bidang pendidikan terus diupayakan oleh pemerintah Indonesia untuk mencapai penjaminan mutu yang berkualitas. Tak hanya sebagai tempat menuntut ilmu, institusi pendidikan tinggi ini juga bertanggung jawab mempersiapkan mahasiswanya menjadi ilmuwan, seniman, doktor, pengusaha, peneliti, penulis, dan lainnya. Oleh sebab itu, perlu waktu untuk fokus pada kinerja dan pengembangan perguruan tinggi di Indonesia.

Dalam menerapkan suatu kebijakan di institusi pendidikan, peran konsep “Kaizen” dan kualitas sumber daya manusia dalam sistem penjaminan mutu ternyata menjadi cara yang efektif untuk diterapkan. Istilah Kaizen merupakan filosofi kerja dari bahasa Jepang yang terbentuk dari kata “Kai” yang berarti berubah dan “Zen” yang berarti baik, sedangkan dalam bahasa Inggris, “Kaizen” diartikan sebagai “Continuous Quality Improvement” yang berarti peningkatan kualitas berkelanjutan, dengan melakukan tindakan kecil secara bertahap yang kemudian akan menjadi kebiasaan dan dapat mengarah pada kesuksesan.

Sebuah penelitian mengenai peran Kaizen dan kualitas sumber daya manusia dalam penerapan sistem penjaminan mutu lembaga pendidikan telah dilakukan. Penelitian dilakukan dengan cara mengisi kuesioner survei yang menggunakan “Skala Likert lima poin” dengan 50 responden sekolah menengah atas terbaik di provinsi Jakarta, Indonesia dan mahasiswa kedokteran yang terpilih. Selain itu, peneliti juga menganalisis pengaruh kebijakan Pendidikan Tinggi Nasional terhadap hubungan antara Kaizen dan sumber daya manusia di lingkungan SMA di Indonesia.

Penerapan strategi Kaizen dan kualitas sumber daya manusia dalam sebuah lembaga pendidikan memerlukan usaha dan kerjasama dari semua pihak mulai dari level terendah sampai level manajemen puncak untuk mencapai tujuan bersama. Institusi pendidikan dalam mengimplementasikan Kaizen yang efektif perlu menerapkan beberapa poin, seperti: (1) lingkungan yang sehat atau mendukung untuk staf; (2) meningkatkan kerja sama tim; (3) mendorong peningkatan keterlibatan pekerja kelembagaan; dan (4) meningkatkan fungsi lembaga pendidikan secara konsisten. Hal ini tentunya membantu mencapai tujuan sistem penjaminan mutu dalam lembaga pendidikan.

Selain itu, ada enam langkah pendekatan Kaizen, yaitu mengenali peluang, eksplorasi berbagai ide baru, memecah tujuan menjadi sub-tujuan, merencanakan tugas, tes, memantau perkembangan dan menyesuaikan jadwal, beralih ke tujuan berikutnya, mempertahankan kualitas sumber daya, dan proses pembelajaran yang efektif untuk kualitas sistem penjaminan mutu. Di dalam Kaizen tidak perlu menambah waktu dan tenaga kerja, melainkan menggunakan tenaga kerja dan waktu seminimal mungkin untuk menghasilkan produk berkualitas dalam jumlah besar. Kaizen sangat meminimalisir pemborosan karena merupakan pangkal masalah dalam sebuah sistem. Oleh sebab itu, penerapannya untuk meningkatkan penjaminan mutu pendidikan yang optimal dapat dilakukan secara lebih efektif dan efesien.

Kualitas sumber daya manusia juga tak kalah pentingnya dalam membangun penjaminan mutu. Jika lembaga pendidikan dimana sumber daya manusia berupa manajerial maupun tenaga pengajar memiliki pengetahuan dan bekal kemampuan menggunakan teknologi untuk mengakses informasi serta mengajar siswa, maka kualitas sumber daya pendidikan, sumber belajar, lingkungan belajar, dan kinerja mahasiswa dapat terjamin. Tak hanya itu, kebijakan Pendidikan Tinggi Nasional yang efektif dapat mempercepat proses peningkatan kualitas sumber daya manusia dan membantu pelaksanaan sistem penjaminan mutu. Oleh sebab itu, adanya kebijakan yang efektif, peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat lebih optimal dalam menerapkan sistem penjaminan mutu di lembaga pendidikan.

Penelitian ini menunjukkan bagaimana sistem penjaminan mutu dapat diimplementasikan secara efektif di dalam institusi pendidikan melalui penerapan Kaizen dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Apabila institusi pendidikan menjalankan konsep Kaizen yang efektif, maka harus ada perbaikan berkelanjutan dalam proses operasional dan pengajaran, teknologi yang digunakan, dan keterampilan sumber daya manusia. Selain itu, tambahan peran Perguruan Tinggi Nasional yang mengimplementasikan Kaizen, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan secara efektif menerapkan sistem penjaminan mutu di sebuah institusi pendidikan dapat membantu menerapkan sistem penjaminan mutu di lembaga pendidikan secara efektif dan bermakna.

Penulis: Vina A Dewi, Maftuchah Rochmanti.

Detail tulisan lengkap dapat dilihat:

Vina A Dewi, Ali Imran, Bambang Budi Wiyono, Imron Arifin, Maftuchah Rochmanti, Ahmad Suriansyah (2022). The Role of Kaizen and Human Resource Quality on The Quality Assurance System in Medical Students. Cypriot Journal of Educational Science, Volume 17, No. 7, Pp. 2474-2492.

DOI: https://doi.org/10.18844/cjes.v17i7.7682