Universitas Airlangga Official Website

Peringati Hari Jamu, Hima Pengobat Tradisional Gelar Talkshow B-PROHERES

Penyerahan Plakat dan Sertifikat Kepada Pembicara dalam Talkshow B-PROHERES (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Dalam rangka memperingati hari jamu, Himpunan Mahasiswa Pengobat Tradisional (HIMA BATTRA), Fakultas Vokasi Universitas Airlangga gelar Talkshow B-PROHERES (Battra Introducing Processing Flowers into Healthy Drinks and herbal flower- based business strategis) pada Sabtu (28/5/2022). 

Saat diwawancarai pihak UNAIR NEWS, ketua pelaksana kegiatan Widiastuti mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk talkshow dengan tajuk “Mengulik Manfaat Bunga Sebagai Jamu di Dunia Kesehatan Bisnis” dengan tujuan untuk memberikan edukasi serta memperkenalkan prodi BATTRA ke masyarakat luas. 

“Untuk memberikan informasi dan pengetahuan tentang fakta, peluang berbisnis, dan pemanfaatan dari bunga sebagai obat herbal dan jamu selain itu juga bertujuan untuk memperkenalkan program studi pengobat tradisional Universitas Airlangga kepada masyarakat luas,” tuturnya.

Dipandu oleh moderator Bunga Azka salsabila Afandi, kegiatan talkshow tersebut menghadirkan tiga pemateri yang ahli di bidangnya yaitu Dosen Prodi Pengobat Tradisional Myrna Adianti SSi MKes PhD, Product Group Manager PT Jamu Iboe Jaya Perry Angglishartono, dan Founder sekaligus Direktur Tirta Ayu Spa Indonesia Ir Lenywati Dipl Cidesco.

Mengenai eksistensi jamu, Myrna menyampaikan bahwa adanya teknologi dan inovasi saat ini jamu sudah mulai diterima semua kalangan terlepas dari kesan jamu yang pahit.

“Kebiasaan untuk minum jamu saya rasa juga sudah meningkat. Kalau kita ke cafe tidak hanya kopi dan teh tapi beras kencur sudah masuk ke menu jadi sudah bisa diterima oleh generasi muda. Harapan kita identitas jamu tetap ada di Indonesia terutama pada generasi muda,” ujarnya. 

Sementara itu, terkait eksistensi bunga yang dimanfaatkan dalam bahan jamu, Perry menyatakan bahwa pemanfaatan bunga dalam sebuah hidangan merupakan salah satu langkah menarik untuk memperkenalkan jamu. “Jadi menurut saya ini menjadi langkah bagus untuk memperkenalkan jamu lewat bunga,” tuturnya.

Dilain sisi Lenywati juga memaparkan bahwa bunga dapat menjadi salah satu bahan yang membuat produk-produk menjadi menarik. Salah satu bunga yang banyak dimanfaatkan yaitu bunga lavender. “Bunga lavender mempunyai efek menenangkan kulit, dan juga bagus untuk deep sleep. Kalau mahasiswa sulit tidur dapat disemprotkan di bantalnya jadi bisa tidur,” paparnya.

Menanggapi kegiatan talkshow, Widiastuti berharap kegiatan tersebut dapat menambah wawasan baru bagi peserta talkshow. “Harapannya mampu memberikan wawasan serta pengetahuan kepada peserta mengenai fakta menakjubkan dan prospek bisnis dari bunga untuk dijadikan jamu dan dapat memperkenalkan Program Studi Pengobat Tradisional di kalangan masyarakat umum,” pungkasnya. 

Penulis: Indah Ayu Afsari

Editor: Nuri Hermawan