n

Universitas Airlangga Official Website

Perintis Divisi Penyakit Tropik Infeksi FK UNAIR Berpulang

Prof. Rachmat
Mendiang Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam FK UNAIR Prof. Rachmat Juwono, dr.,Sp.PD., K-PTI. (Foto: Sefya Hayu).

UNAIR NEWS – Bulan November 2017 boleh jadi bulan berkabung bagi civitas akademika Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Usai melepas kepergian Guru Besar Ilmu Faal FK UNAIR Prof. Dr. Harjanto, JM, dr, AIFM., pada 7 November 2017 lalu, FK UNAIR kembali berduka atas meninggalnya Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam FK UNAIR Prof. Rachmat  Juwono, dr.,Sp.PD., K-PTI.

Prof. Rachmat meninggal di usia 87 tahun pada Jumat (10/11), di RSK Santa Vincentius a Paulo (RKZ) Surabaya. Dari tempat persemayaman Yayasan Adi Jasa Surabaya, jenazah Prof. Rachmat terlebih dulu disemayamkan di Aula FK UNAIR pada Kamis (16/11), sebagai penghormatan terakhir. Setelah itu jenazah diantar menuju krematorium Eka Praya, Jalan Kembang Kuning untuk diperabukan.

Hadir dalam prosesi persemayaman, Dekan FK UNAIR beserta jajaran, didampingi Wakil Rektor I Universitas Airlangga Prof. Djoko Santoso, dr., Ph.D., Sp.PD., K-GH., FINASIM.

Selain keluarga, duka turut dirasakan pula oleh teman-teman sejawat sesama dokter. Tak terkecuali Dr. Poernomo Boedi S. Sp.PD KGEH, FINASIM. Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Jawa Timur ini menuturkan, FK UNAIR baru kehilangan sosok dokter terbaik FK UNAIR .

“Beliau pendiam namun tekun,” ungkapnya

Semasa hidup, Prof. Rachmat telah berkiprah dalam pengembangan ilmu kedokteran, khususnya di bidang ilmu penyakit tropik dan infeksi  selama 22 tahun. Prof Rachmat. adalah salah seorang pelopor berdirinya Divisi Penyakit Tropik dan Infeksi di lingkungan UNAIR. Divisi tersebut dikembangkan dikisaran tahun 1980-an.

“Indonesia adalah negara tropis, sehingga ada penyakit-penyakit khusus yang harus didalami oleh mahasiswa kedokteran khususnya para dokter spesialis. Untuk itu dibuklah program studi ilmu penyakit tropik dan infeksi,” ungkapnya.

Penulis:  Sefya Hayu Istighfaricha

Editor:   Nuri Hermawan