UNAIR NEWS – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga (UNAIR) gelar program kerja studi banding bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Brawijaya (UB). Kegiatan itu berlangsung di Auditorium Candradimuka, GKB Lantai 9, Kampus MERR-C UNAIR pada Minggu (10/5/2026).
Studi banding merupakan kegiatan kunjungan antar organisasi mahasiswa untuk bertukar wawasan, memperluas relasi, dan menambah informasi mengenai program kerja. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas organisasi dan kinerja pengurus.
Pertukaran Wawasan Organisasi
Dimas Ananda Prasetyo, Presiden BEM FPK UNAIR mengatakan studi banding memiliki berbagai tujuan dan manfaat bagi pengurus organisasi. “Kegiatan ini menjadi sarana untuk membangun kerja sama antar lembaga mahasiswa, saling belajar, dan bertukar wawasan. Setelah kegiatan ini, harapannya para pengurus mendapatkan pengetahuan baru terutama mengenai program kerja,” jelasnya.
Muhammad Yunus Romadhon, Menteri Hubungan Luar BEM FPK UNAIR menegaskan bahwa studi banding berperan untuk memperluas perspektif organisasi mahasiswa. “Studi banding tidak hanya berkunjung, tetapi juga berdiskusi untuk mendapatkan inspirasi baru dan meningkatkan kebermanfaatan organisasi. Pertukaran informasi mengenai relasi, pengelolaan organisasi, dan program kerja menjadi fokus utama dalam forum ini,” ucapnya.
Kolaborasi Kelautan dan Teknologi Digital
Menariknya, studi banding dilakukan lintas program studi yang berbeda. Yunus menjelaskan bahwa perbedaan bidang dapat membuka peluang kolaborasi keilmuan yang lebih luas.
“Kolaborasi antara bidang kelautan dan teknologi digital dapat menciptakan sebuah inovasi, terutama dalam pengembangan usaha sektor perikanan berbasis teknologi. Harapannya kami memiliki ide baru untuk bisa diimplementasikan di bidang kami,” terangnya.
Selanjutnya, BEM FPK UNAIR maupun BEM FILKOM UB saling mempresentasikan program kerja unggulan dan sistem kepengurusan masing-masing. Kemudian berlanjut dengan sesi FGD yang dibagi menjadi masing-masing kementerian yang selaras. Pertukaran gagasan tersebut diharapkan dapat menambah referensi program kerja baru serta membuka peluang kolaborasi di masa depan.
Penulis : Maulya Afifah Zahra
Editor : Khefti Al Mawalia
