UNAIR NEWS – Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Kedokteran dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) menyelenggarakan seminar dan bazar kewirausahaan bertajuk PHENTUSIAS (Public Health Entrepreneurship Festival) pada Jumat, (23/5/2025). Bertempat di Kampus Sobo FIKKIA UNAIR, acara itu diikuti oleh sivitas akademika, dosen, dan masyarakat umum.
Kegiatan itu bertujuan menumbuhkan jiwa kewirausahaan mahasiswa dan menjadi wadah untuk memasarkan produk atau jasa inovatif mereka. Selain itu, PHENTUSIAS juga menghadirkan layanan cek kesehatan gratis, meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, tinggi badan, dan berat badan sebagai bentuk kontribusi nyata di bidang kesehatan masyarakat.
Ketua Pelaksana kegiatan, Putri Erlina menjelaskan bahwa PHENTUSIAS merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan sebagai bagian dari implementasi mata kuliah Kewirausahaan Integrasi. “Kegiatan ini bukan hanya menjadi tugas akhir dari mata kuliah, tetapi juga sebagai ajang bagi mahasiswa untuk mengasah kreativitas, inovasi, dan semangat berwirausaha,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa PHENTUSIAS digelar oleh mahasiswa semester 4 Program Studi Kesehatan Masyarakat FIKKIA UNAIR sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menumbuhkan jiwa entrepreneurship di kalangan generasi muda.
Wirausaha Itu Tentang Keberanian Memulai
Seminar PHENTUSIAS menghadirkan owner Mobile Cafe, Novian Dharma Putra sebagai salah satu pemateri inspiratif. Ia dikenal sebagai penjual kopi keliling yang sukses merintis usahanya dari nol. Dalam pemaparannya, Novian menjelaskan makna mendalam dari kata wirausaha. “Wirausaha itu terdiri dari dua kata, yaitu wira yang berarti pemberani, dan usaha yang berarti bisnis. Jadi, wirausaha adalah seseorang yang berani memulai bisnis, berani mengambil risiko, dan tidak takut gagal,” ujarnya dengan semangat.
Ia juga menjelaskan bahwa secara umum terdapat dua tipe wirausaha, yaitu mereka yang hanya mengikuti tren sesaat, dan mereka yang membangun usaha untuk jangka panjang. Menurutnya, keduanya sah-sah saja, namun membangun bisnis jangka panjang memerlukan visi dan komitmen yang lebih kuat.
“Awal memulai bisnis itu tidak melulu soal uang. Yang paling penting adalah memulai dengan apa yang dimiliki entah itu keterampilan, relasi, atau ide,” tambahnya.
Lebih lanjut, Novian menekankan pentingnya mental yang tangguh dalam dunia kewirausahaan. Ia mengatakan bahwa jatuh bangun dalam proses merintis usaha adalah hal yang sangat wajar, dan kegagalan bukanlah akhir, melainkan bagian dari proses belajar.
“Kalau mau usaha, ya lakukan sekarang. Nggak perlu nunggu punya semuanya. Nggak usah nunggu modal besar, nunggu sempurna, atau nunggu siap. Karena kesiapan itu dibentuk dari proses,” ujarnya penuh motivasi.
Hadirkan Bazar Produk Mahasiswa
Berbagai produk kreatif dan inovatif ditampilkan, mulai dari makanan sehat, minuman khas, hingga berbagai produk yang semuanya merupakan hasil ide dan kerja keras mahasiswa. Kegiatan ini tidak hanya sebagai sarana memamerkan produk, tetapi juga sebagai peluang bagi mahasiswa untuk belajar langsung tentang dunia usaha, mulai dari pemasaran, pelayanan pelanggan, hingga manajemen usaha.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan jiwa entrepreneurship yang kuat, sehingga mereka siap menghadapi tantangan dunia usaha di masa depan. PHENTUSIAS sekaligus menjadi platform penghubung yang menginspirasi mahasiswa untuk terus berkarya dan berkontribusi positif bagi masyarakat luas.
Penulis : Dheva Yudistira Maulana
Editor : Khefti Al Mawalia





