UNAIR NEWS – Pusat Karier dan Keberdampakan Alumni (PKKA) Universitas Airlangga (UNAIR) bekerja sama dengan Micromadani Institute menggelar kegiatan Gateway Program: HR Simulation, pada Selasa, (22/10/2025). Bertempat di ruang UACC 5-6 Airlangga Convention Center (ACC) Kampus MERR-C, kegiatan ini terbuka untuk umum dan memfasilitasi kegiatan simulasi.
Kasie Pengembangan Karier PKKA Lina Nugraharani SE MSEI dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan yang berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia (SDM). Ia juga menyoroti pentingnya peran HR (human resource) dalam mendukung aktivitas perusahaan.
“Aktivitas perusahaan sangat membutuhkan SDM, dan hal itu membutuhkan bantuan HR agar menemukan best talent atau input yang bagus. Bagus tidak melulu soal kemampuan tinggi, tapi juga soal karakter dan kecocokan. Kita sama-sama belajar agar bisa memberikan dampak nyata di perusahaan,” ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari Micromadani Institute. Antara lain, Fajrul Falah SPsi MM CHRP Recruitment and Selection Head, dan Training and Development Head Frans Pontoh SPsi CHRM.
Memastikan Posisi Karyawan
Fajrul menjelaskan bahwa peran HR tidak hanya sebatas menemukan kandidat yang tepat, namun juga memastikan karyawan dapat dilatih agar fit di posisinya. “HR harus melatih karyawan sehingga cocok di posisinya, bukan hanya mencarikan yang sesuai,” ujarnya.
Ia juga menyinggung keresahan umum calon profesional HR, yaitu kebingungan dalam memulai karier. Menurutnya, pengalaman organisasi dan kegiatan pengembangan diri dapat menjadi modal penting. “Sering kali HR akan menanyakan pengalaman pelamar, yang mencerminkan kegiatan pengembangan skill dan networking,” tambahnya.
Menjawab pertanyaan seputar orang dalam, Fajrul menegaskan bahwa jalur tersebut hanya dapat digunakan pada tahap rekrutmen awal, bukan seleksi. Ia juga menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap perusahaan, struktur organisasi, dan nilai-nilai yang menjadi napas perusahaan.
Pembagian Bidang Kerja
Sementara itu, Frans Pontoh menjelaskan lebih lanjut mengenai pembagian bidang kerja dalam dunia HR. “HR Recruitment berfokus pada proses seleksi dan wawancara awal, sedangkan HR Administrasi lebih banyak bekerja dengan sistem dan dokumen perusahaan,” ujarnya.
Ia juga memperkenalkan simulasi pelatihan HR yang menjadi bagian dari kegiatan ini, agar peserta dapat merasakan langsung bagaimana proses HR berjalan di dunia profesional. Melalui program ini, peserta harapannya dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang dunia human resource management dan siap menjadi bagian dari generasi HR profesional yang kompeten dan berintegritas.
Penulis: Rizma Elyza
Editor: Yulia Rohmawati





