Universitas Airlangga Official Website

PLK UNAIR Gelar Sosialisasi Kesehatan Mahasiswa Penghuni Asrama Putri

Dokumentasi pemaparan materi oleh Ernawaty (Dr drg M Kes) kepada mahasiswa penghuni asrama di Asrama Putri Kampus C-Merr pada Sabtu (14/10/2023). (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS- Pusat Layanan Kesehatan (PLK), Universitas Airlangga (UNAIR) gelar sosialisasi dan cek anemia. Selain itu turut juga disosialisasikan pentingnya pencegahan wabah serangga tomcat pada musim peralihan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kampus Putri, Kampus C-Merr pada Sabtu (14/10/2023)

Kepada UNAIR NEWS, Ernawaty (Dr drg M Kes), yang kerap disapa Erna, selaku ketua PLK UNAIR menjelaskan kegiatan ini rutin dilakukan tiap tahunnya. Berangkat dari permasalahan mahasiswa yang sering mengeluhkan anemia saat memeriksakan diri ke PLK selama ini. Selain itu, kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang berkolaborasi dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UNAIR dan Asrama UNAIR. 

“Kami melakukan edukasi, screening melalui pre-test dan post test.Terutama bagi mahasiswa baru yang kebanyakan tinggal di asrama dan mengalami proses adaptasi sehingga rawan terkena penyakit,” jelasnya. 

Erna juga menambahkan, selain anemia materi edukasi juga mencakupi sosialisasi pencegahan wabah tomcat. Pihaknya bekerjasama dengan pengelola Asrama UNAIR dalam hal upaya preventif. Menindaklanjuti dari keluhan di tahun sebelumnya, banyak mahasiswa yang tinggal di asrama putri terkena serangan tomcat.

“Saat ini kita memasuki musim peralihan, ada potensi tomcat untuk masuk di asrama dan mengganggu aktivitas mahasiswa. Kami berikan edukasi agar mahasiswa bisa menghindari tomcat masuk di area kamar,” ujarnya. 

Bentuk Kader Kesehatan Mahasiswa

Erna menuturkan jika kegiatan ini merupakan tahap pertama dari rencana pengabdian masyarakat. Nantinya setelah mahasiswa mulai memahami dan memiliki kepedulian tentang anemia. selanjutnya, akan dibentuk kader kesehatan yang akan turun ke sekolah-sekolah. Tujuannya untuk mengadvokasi remaja, khususnya remaja putri yang rawan terkena anemia. 

“Kami juga ingin mengajak mahasiswa untuk berperan aktif pada proses sosialisasi,terutama dalam isu anemia pada remaja sebaya yang ada di beberapa sekolah,” tuturnya.

Saat diwawancarai tim UNAIR NEWS, Aisha Najwa, yang kerap disapa Najwa menuturkan jika kegiatan tersebut tentunya meningkatkan awareness penghuni asrama tentang anemia dan serangan tomcat. Sebagai penghuni baru karena adanya program pertukaran mahasiswa merdeka (PMM), ia menuturkan jika saat ini sedang proses adaptasi. Tentunya kondisi tubuh juga menjadi permasalahan penting yang perlu dijaga. 

“Kami senang bisa mendapatkan edukasi dan fasilitas cek darah. Karena selama ini tidak sadar tentang potensi anemia. Sekarang menjadi lebih peka menjaga pola hidup,” ujar mahasiswa asal Universitas Sumatera Utara (USU) tersebut.

Penulis: Satriyani Dewi Astuti

Editor: Nuri Hermawan