Universitas Airlangga Official Website

Polisakarida Mikroalga sebagai Imunomodulator

Foto by LIPI

Saat ini terjadi peningkatan penyakit imunologi, seperti kanker dan penyakit autoimun. Keadaan ini memerlukan pengembangan suatu zat untuk mengatasinya yang dapat meningkatkan atau menekan respon imun pada penyakit yang dimediasi sistem imun atau imunomodulator. Imunomodulator adalah senyawa yang dapat memodifikasi aktivitas sistem kekebalan dengan meningkatkan atau menekan respons inang dan dikategorikan sebagai imunostimulan, imunosupresan, atau imunoadjuvan.

Beberapa produk organisme laut, termasuk mikroalga, menunjukkan aktivitas imunomodulator. Indonesia dikenal sebagai negara maritim yang kaya akan biodiversitas organisme, termasuk organisme laut dan mikroalga. Artkel ini memaparkan aktivitas Immunomodulator polisakarida mikroalga isolate dari pantai Glagah  Yogyakarta berdasarkan proliferasi splenosit dan produksi sitokin in vitro.

Penulis: Lucia Tri Suwanti

Artikel berjudul: The immunomodulatory effect of Glagah consortium microalgae polysaccharides based on splenocyte proliferation and cytokine production in vitro dipublikasikan di BIODIVERSITAS Volume 23, Number 10, October 2022 Pages: 5205-5209https://smujo.id/biodiv/article/view/11750/6245 DOI: 10.13057/biodiv/d231028

Cara mensitasi:

 Afililla Z, Suwanti LT, Mufasirin, Koerniawan HP, Suyono EA, Budiman A, Siregar UJ. 2022. The immunomodulatory effect of Glagah consortium microalgae polysaccharides based on splenocyte proliferation and cytokine production in vitro. Biodiversitas 23: 5205-5209. DOI: 10.13057/biodiv/d231028