n

Universitas Airlangga Official Website

POMDA dan Selekda BAPOMI Jatim Dibuka di UNAIR

pomda
KETUA Umum BAPOMI Jawa Timur Prof. Djoko Santoso ketika memimpin rapat persiapan POMDA/Selekda dan POMNAS di Universitas Brawijaya bulan lalu. (Foto: Bambang Bes)

UNAIR NEWS – Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI) Jawa Timur akan menyelenggarakan Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah (POMDA) tingkat Jawa Timur tahun 2017. Pembukaan pesta olahraga antar-mahasiswa se-Jatim yang sekaligus sebagai seleksi daerah (selekda) menuju Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional XV (Pomnas) itu akan dilaksanakan di GOR Basket, Kampus C Universitas Airlangga Jl. Mulyorejo Surabaya, Sabtu (6/5) besok.

Ketua Umum BAPOMI Jawa Timur Prof. Djoko Santoso, dr., Sp.PD-KGH., PhD., FINASIM., yang juga Wakil Rektor I UNAIR itu dijadwalkan akan membuka secara resmi POMDA Jatim, sekaligus bersamaan dengan pembukaan Kejuaraan Shorinji Kempo “Piala Airlangga VI” 2017, antar-mahasiswa se-Jatim yang diselenggarakan oleh UKM Kempo UNAIR.

”Sebelum memasuki Ramadhan sedapat mungkin Selekda atau POMDA Jatim ini sudah selesai, sehingga setelah Hari Raya tinggal mempersiapkan untuk OMNAS yang akan diselenggarakan di Makassar, Oktober 2017 nanti,” kata Prof. Djoko Santoso ketika membuka rapat BAPOMI di UNAIR pekan lalu.

Sekretaris BAPOMI Jatim Dr. Edy Mintarto, M.Kes., dalam rapat teknis itu menjelaskan bahwa BAPOMI Jatim ambil bagian dalam kejuaraan multi-event dua tahunan (POMNAS) itu. Karenanya cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan dalam POMDA/Selekda merujuk pada 14 cabor yang dipertandingkan di POMNAS 2017.

Cabor yang di-POMDA-kan terdiri pencak silat, karate, futsal, bulutangkis, tenis lapangan, kempo, sepak takraw, dan catur. Sedangkan cabor yang dilakukan Selekda adalah atletik, bola basket, bola voli indor, petanque, renang, dan tarung drajat.

Jadwal POMDA cabor pencak silat dilaksanakan di UMM pada 15-17 Mei, karate di UB 10-11 Mei, futsal di ITS (belum ada informasi), bulutangkis di Unesa (ada penundaan), tenis lapangan di UM 9-10 Mei, kempo di UNAIR 5-7 Mei, sepak takraw di Unipa pada 22-23 Mei, dan catur dilaksanakan di Unej 16-18 Mei 2017.

Jadwal Selekda antara lain cabor atletik dilaksanakan di Unesa 11 Mei, bola basket di Ubaya 14-16 Mei, bola voli indoor di UNAIR 29-30 Mei. Sedangkan cabor petanque di Unesa 20-21 Mei, cabor renang di Unesa, dan tarung drajat dilaksanakan di UNP pada 22-23 Mei 2017.

Peserta POMDA dan Selekda wajib memenuhi ketentuan umum, diantaranya jumlah peserta dan nomor dari cabor POMDa atau Selekda dapat diikuti oleh seluruh atlet mahasiswa dari perguruan tinggi di Jatim. Tetapi setiap mahasiswa peserta hanya boleh mengikuti satu cabor, dan tidak boleh merangkap cabor lain.

”Yang perlu juga dipahami bahwa setiap peserta POMDA atau Selekda yang keluar sebagai juara atau yang terpilih, tidak otomatis berangkat ke POMNAS 2017 di Makasar. Jadi penentuan anggota tim BAPOMI Jatim pada POMNAS 2017 di Makasar dibentuk dan ditetapkan berdasarkan hasil rapat Pengurus BAPOMI Jatim dan Panitia Pelaksana POMDA,” kata Edy Mintarto.

Selain itu peserta POMDA/Selekda BAPOMI Jatim harus memenuhi ketentuan. Antara lain peserta adalah mahasiswa/olahragawan yang mewakili PTN-PTS di wilayah Jatim. Setiap mahasiswa olahagawan memenuhi syarat: berstatus  mahasiswa aktif kuliah pada program Diploma, Strata Satu (S-1), dan Magister pada PTN-PTS yang terdaftar di Dikti, Kemenag, dan Kementrian Kesehatan dan atau Departemen/Lembaga lainnya.

Tercatat sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi yang dibuktikan dengan terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-Dikti), photocopy Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), kartu rencana studi (KRS) semester berjalan serta Surat Rekomendasi dari pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan ybs. Kemudian mahasiswa tersebut tidak dalam sedang menjalani skorsing dari organisasi cabor induk.

”Batas usia pada tanggal 31 Desember 2017 penyelenggaraan POMDA mahasiswa/olahragawan peserta masih berusia 25 tahun. Selain itu secara teknis operasional memenuhi persyaratan administrasi baik perorangan dan tim,” tambah Edy Mintarto. (*)

Penulis: Bambang Bes