Universitas Airlangga Official Website

Dua Mawapres FIB Jadi Delegasi Camp of Pilmapres

Suci dan Dian Saat Mengikuti Kegiatan Camp of  Pilmapres (Foto: Dok. Narasumber).

FIB NEWS – Dua Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga (FIB UNAIR) berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Mereka adalah Suci Nadlifatur Rizqiyah dari Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia 2023 dan Dian Teguh Febrianti dari Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris angkatan 2024. Keduanya terpilih sebagai delegasi dalam kegiatan Camp of  Pilmapres UNAIR tahun 2025.

Camp of Pilmapres merupakan agenda lanjutan dari seleksi mahasiswa berprestasi UNAIR. Kegiatan tersebut diikuti oleh para mahasiswa berprestasi terpilih dari tiap fakultas. Camp of Pilmapres dilaksanakan dengan tujuan untuk membekali para Mawapres dalam penyusunan capaian unggulan, presentasi gagasan kreatif, serta group discussion and character building.

Motivasi untuk Terus Berprestasi

Suci mengungkapkan rasa syukurnya setelah mengikuti Camp of  Pilmapres, kegiatan tersebut membekali pengalaman berharga untuk mengembangkan potensi akademik dan kepemimpinannya. Camp of Pilmapres juga menjadi wadah para mahasiswa berprestasi dari masing-masing fakultas untuk sharing pengalaman lomba dan kegiatan produktif lainnya yang pernah mereka ikuti.

“Selama mengikuti kegiatan ini, saya bertemu dengan delegasi mahasiswa berprestasi dari fakultas-fakultas lain. Hal itu membuat saya termotivasi untuk terus berkembang, berkarya, dan berprestasi,” ungkap Suci.

Senada dengan Suci, Dian juga mengungkapkan bahwa kegiatan Camp of  Pilmapres memberikan banyak wawasan baru baginya. “Kegiatan ini memberikan banyak pelajaran, terutama tentang materi penyusunan gagasan kreatif, capaian unggulan, dan kemampuan bahasa Inggris. Dari pengalaman mengikuti kegiatan ini juga semakin memacu semangat saya untuk kembali mempersiapkan diri mengikuti seleksi Pilmapres tahun depan,” tuturnya.

Harapan ke Depan

Dalam gagasan kreatifnya, Dian mengangkat permasalahan tentang fenomena fatherless di Indonesia. Ia berharap, melalui gagasan kreatif yang dibawakannya dapat berkontribusi untuk mewujudkan generasi Indonesia yang lebih baik ke depannya. “Saya berharap agar kondisi generasi Indonesia ke depannya sehat dari segi mental dan emosional,” ujar Dian.

Suci juga menambahkan, menjadi delegasi Mawapres FIB merupakan sebuah tanggung jawab besar. Pasalnya, mahasiswa asal Gresik itu telah mempersiapkan dengan matang terkait capaian unggulan, gagasan kreatif, dan kemampuan bahasa Inggris untuk dapat tampil maksimal dalam mengikuti rangkaian seleksi Pilmapres di tingkat universitas.

“Saya berharap, pada seleksi Pilmapres tahun depan bisa terus mempersiapkan diri lebih baik, mulai dari tanggung jawab, capaian unggulan, gagasan kreatif, dan kemampuan bahasa Inggris,” imbuh Suci.

Pada akhir, Suci turut berpesan kepada mahasiswa FIB lainnya untuk terus berkembang dan berprestasi mengharumkan nama fakultas sesuai dengan bidang yang ditekuni masing-masing. “Saya yakin, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya memiliki potensi masing-masing sesuai keilmuan yang dipelajari. Oleh karena itu, ayo terus semangat dalam berprestasi,” pungkasnya.

Perjalanan Suci dan Dian dalam mengikuti kegiatan Camp of  Pilmapres tersebut turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, yaitu Quality Education.

Penulis: Rava Adistya Hanum

Editor: Nur Khovivatul Mukorrobah