Surabaya, 20 Agustus 2024 – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga (FIB UNAIR) sukses menggelar seminar bertajuk “Urban Studies and Creative Methods” pada tanggal 20 Agustus 2024 di Ruang Chairil Anwar. Acara ini dihadiri oleh para dosen FIB UNAIR dan menghadirkan dua pembicara, yaitu Boonanan Natakun dari Thammasat University dan Tim Southeast Asia Neighborhoods Network (SEANNET) Bangkok, Thailand, serta Aireen Grace Andal, seorang Fellow dari Southeast Asia Neighborhoods Network (SEANNET).
Dalam seminar ini, Boonanan Natakun menyampaikan materi yang menarik mengenai “Urban (Community) Studies for Planning & Design Research and Practices in Thailand.” Beliau memaparkan beberapa proyek penelitian yang sedang beliau kerjakan, termasuk kolaborasi internasional melalui Southeast Asia Neighborhoods Network 2.0 (SEANNET), serta penelitian terkait tata ruang dan manajemen risiko bencana di kawasan rawan di Filipina, Thailand, dan Vietnam. Salah satu topik yang mendapat perhatian khusus adalah upaya untuk memahami dan menilai nilai alam di dalam kawasan perkotaan di Bangkok, yang dilakukan bekerja sama dengan Nanyang Technological University, Singapura.
Selain itu, Boonanan juga menjelaskan pentingnya studi komparatif mengenai perkembangan dua kota besar di Thailand, yaitu Bangkok dan Thonburi. Thonburi, yang merupakan bagian barat dari Bangkok, dianggap sebagai wilayah yang kurang berkembang dibandingkan dengan sisi timurnya. Namun, komunitas Khlong Bang Luang di Thonburi yang telah lama berdiri sebelum Bangkok menjadi ibu kota, menunjukkan potensi besar dalam perencanaan ekologi kota yang tahan terhadap perubahan iklim.
Boonanan juga memperkenalkan toolkit interaktif yang dirancang untuk membantu komunitas perkotaan berpenghasilan rendah dalam menghadapi perubahan iklim. Toolkit ini, yang dinamakan “Kin-Dee You-Dee,” dirancang untuk mengidentifikasi dan memetakan sumber daya komunitas, memungkinkan warga untuk memahami kebutuhan dan tantangan yang dihadapi secara geografis, serta melibatkan berbagai pihak dalam menyelesaikan masalah lokal secara bersama-sama.
Acara seminar ini menjadi platform penting bagi dosen-dosen FIB UNAIR untuk memperkaya pengetahuan dan memahami pendekatan kreatif dalam studi perkotaan, serta memperluas wawasan melalui pengalaman dan penelitian internasional. Dengan adanya kolaborasi ini, FIB UNAIR terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di bidang studi perkotaan yang relevan dengan perkembangan zaman.
Seminar ini tidak hanya memperkuat hubungan internasional FIB UNAIR dengan universitas dan lembaga penelitian di Asia Tenggara, tetapi juga memperkuat peran FIB UNAIR sebagai pusat studi budaya dan perkotaan di Indonesia.




