Universitas Airlangga Official Website

Jika Puan Tak Ada: Mengulik Peran Perempuan

Kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya peran perempuan dalam membentuk peradaban masih belum sepenuhnya terinternalisasi. Padahal, kontribusi perempuan dalam berbagai aspek kehidupan seperti pendidikan, politik, ekonomi, seni, hingga ranah domestik merupakan bagian tak terpisahkan dari tonggak kemajuan peradaban. Ironisnya, meskipun terdapat bukti historis dan empiris mengenai kontribusi nyata perempuan, narasi tentang vitalitas peran mereka masih sering tereduksi oleh struktur sosial yang dikendalikan oleh bias gender dan dominasi  patriarki. Dampaknya terlihat dari berbagai indikator pembangunan yang mencerminkan kesenjangan gender di sektor-sektor strategis.

Menanggapi isu tersebut, Kementerian Kajian Isu dan Aksi Strategis (KASTRAT) berkolaborasi dengan Kementerian Kesetaraan Gender dan Inklusi Sosial (KGIS) Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga (BEM FIB UNAIR) menghadirkan program kerja ‘Jika Puan Tak Ada (JIPTA)’ sebagai bentuk reflektif, dan edukatif terkait kesetaraan gender dan peran perempuan di tengah masyarakat.

Dengan tema “Memoar Rona Perjuangan Perempuan”, JIPTA hadir sebagai upaya kolektif untuk membebaskan perempuan dari cengkeraman nilai-nilai patriarki yang selama ini telah membatasi kebebasan dan keberdayaan perempuan sebagai individu yang utuh. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong perempuan untuk memahami, mengklaim, dan menjaga hak-hak serta ruang hidup milik mereka, sehingga pelaksanaan acara ini dapat membangun rasa aman serta memberikan afirmasi kepada perempuan yang selama ini terpinggirkan dalam struktur sosial. Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan ruang kolaboratif terbuka tentang peran serta perjuangan perempuan lewat diskusi, pameran, pemutaran film dan talk show.

Kegiatan akan dilaksanakan selama tiga hari, pada 3-5 November 2025 di Amphitheater Kampus B, Universitas Airlangga. Hari pertama akan diisi dengan pameran karya visual dan infografis menarik, kemudian dilanjut dengan pemutaran film serta diskusi interaktif. Dilanjut pada hari kedua akan dilaksanakan talkshow bersama pemateri dan awarding bagi pemenang karya terbaik. Sementara itu, hari terakhir akan ditutup dengan penampilan spesial dari Teater Gapus dan dilanjut refleksi bersama terkait isu-isu aktual yang dihadapi perempuan.
Melalui kegiatan ‘Jika Puan Tak Ada’, Kementerian KASTRAT dan Kementerian KGIS BEM FIB Universitas Airlangga mengajak seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat luas untuk berani membuka ruang diskusi, refleksi, dan aksi nyata dalam memperjuangkan kesetaraan gender. Dengan demikian, perjuangan perempuan tidak hanya dikenang, tetapi juga menjadi kekuatan yang mendorong perubahan positif bagi masa depan