Universitas Airlangga Official Website

KASTRAT dan KGIS BEM FIB Soroti Ketidakadilan Gender

Poster Open Recruitment JIPTA 2025

FIB NEWS – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga (FIB UNAIR) kembali menghadirkan program baru yang menggaungkan semangat kesetaraan. Jika Puan Tak Ada (JIPTA), hasil kolaborasi Kementerian Kajian Isu dan Aksi Strategis (KASTRAT) serta Kementerian Kesetaraan Gender dan Inklusi Sosial (KGIS), siap menjadi ruang edukasi dan refleksi kritis mengenai peran perempuan serta ketimpangan gender di mayarakat.

Berangkat dari Pengamatan dan Pengalaman

Aghnia Auliyanti, Ketua Pelaksana JIPTA 2025, mengungkapkan bahwa ide program kerja ini lahir dari pengamatan terhadap realita sosial. Melalui JIPTA, ia ingin menyoroti kejamnya sejarah yang kerap mengecewakan perempuan serta pentingnya ruang bebas dari bias gender dan patriarki.

“Perempuan masih ditindas oleh sistem dan masih banyak pula yang memilih untuk diam atau justru berpihak pada norma sosial yang mereduksi mereka menjadi manusia yang lebih terpinggirkan dari yang lainnya,” ujarnya.

Topik peran perempuan dan ketimpangan gender dipilih dengan pertimbangan bahwa keadilan sejati hanya dapat tercapai jika ada keberpihakan pada kelompok yang termarjinalkan oleh struktur sosial. Kelompok ini meliputi mereka yang terdampak kemiskinan, diskriminasi, hingga stereotip gender yang masih mengakar.

Aghnia juga menuturkan, ada pengalaman pribadi yang memantik semangatnya dalam menggagas program ini. “Pengalaman pribadi saya sendiri di International Women’s Day (IWD) 2025, saya mendapati orang awam bertanya pada saya ‘Memangnya, patriarki itu segitunya ya? Kenapa harus demo segala sih?’” ujarnya. Ia menganggap hal tersebut sebagai bukti bahwa kesadaran perempuan akan hak-haknya dinilai masih minim karena internalisasi patriarki.

Rangkaian Kegiatan dan Harapan

Dengan tema Memoar Rona Perjuangan Perempuan, JIPTA akan menampilkan tiga kegiatan utama, yakni pameran, talk show, dan diskusi film. Seluruh rangkaian akan berlangsung pada Senin (3/11/2025) hingga Rabu (5/11/2025) di Amphitheater Kampus B UNAIR. “Program kerja JIPTA diharapkan menjadi program tahunan, sehingga masih tersisa semangat perlawanan terhadap stigma sosial dan isu-isu ketimpangan gender yang masih marak terjadi,” ujar Aghnia.

Aghnia berharap program ini dapat memberi dampak nyata. “Harapannya, program ini selesai dengan berhasil memenuhi tujuannya yaitu meningkatkan kesadaran akan ketimpangan gender serta memberi tambahan insight baru seputar sejarah dan bagaimana perempuan terlibat di dalamnya.”

Open recruitment JIPTA berlangsung pada (11-15/8/2025) dan membuka enam divisi, yaitu Acara, Pemandu Pameran, Humas & Sponsorship, Perlengkapan, Keamanan & Perizinan, serta PDD. Melalui JIPTA, KASTRAT dan KGIS mengajak mahasiswa untuk bergandeng tangan menciptakan ruang setara dan inklusif di dalam lingkungan kampus.

Kegiatan ini juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4 dan 5, yaitu Quality Education dan Gender Equality.

Penulis: Tsabita Nuha Zahidah

Editor: Fania Tiara Berliana Marsyanda