Universitas Airlangga Official Website

Seminar Urban Studies dan Metode Kreatif: Pendekatan Non-Tradisional

Surabaya, 20 Agustus 2024 – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga (FIB UNAIR) menggelar Seminar On Urban Studies and Creative Methods pada tanggal 20 Agustus 2024, bertempat di Ruang Chairil Anwar. Seminar ini diikuti oleh para dosen dan menghadirkan dua pembicara utama yaitu Boonanan Natakun dari Thammasat University dan tim Southeast Asia Neighborhoods Network (SEANNET) dari Bangkok, Thailand, serta Aireen Grace Andal, seorang Fellow dari Southeast Asia Neighborhoods Network (SEANNET).

Aireen Grace Andal dalam paparannya mengangkat tema “Creative Methods and Non-Traditional Research Outputs (NTROs)” yang menekankan pentingnya kreativitas dalam metode penelitian. Menurut Aireen, bahkan dalam metode yang tampaknya sudah terstruktur, masih terdapat ruang besar untuk kreativitas, dimulai dari penentuan topik hingga pengembangan pertanyaan penelitian. Kreativitas dalam penelitian, seperti yang dijelaskan oleh Helen Kara, dapat menjadi alat perlawanan dalam menghasilkan output yang berbeda dan unik.

Aireen mencontohkan penggunaan metode penelitian berbasis seni (arts-based research) seperti seni visual, seni pertunjukan, dan seni tulis. Misalnya, seni tari dapat digunakan sebagai representasi kartografis dari hubungan spasial dalam konsep “Dancing Maps,” sebuah pendekatan yang menggambarkan tubuh manusia sebagai peta yang hidup. Selain itu, seni tulis seperti surat menyurat, puisi, dan cerita pendek juga dapat menjadi medium kreatif dalam menyampaikan hasil penelitian yang berkesan.

Tidak hanya itu, Aireen juga memperkenalkan konsep Non-Traditional Research Outputs (NTROs) yang mencakup berbagai bentuk seni seperti komik, film, animasi, dan fiksi sosial. Misalnya, narasi fiksi dapat berfungsi sebagai kerangka mental untuk memproses informasi, mengelola emosi, dan menghadapi situasi sosial yang kompleks. Aireen mengutip karya fiksi sejarah dan memoar fiksional yang memberikan akses imajinatif pada peristiwa masa lalu, serta cara-cara baru untuk memahaminya yang tidak tersedia melalui tulisan faktual konvensional.

Selain itu, metode kolase juga diangkat sebagai salah satu teknik penelitian yang multidimensional dan lintas disiplin. Kolase, seperti yang dijelaskan oleh berbagai pakar, merupakan metode penelitian yang memungkinkan pengumpulan data, analisis, dan representasi secara simultan. Metode ini tidak hanya memungkinkan peneliti untuk berpikir secara non-linear, tetapi juga membantu dalam menciptakan percakapan antara berbagai ide melalui fragmen suara dan genre yang berbeda.

Dengan menghadirkan pendekatan-pendekatan kreatif ini, seminar di FIB UNAIR menjadi momentum penting bagi para dosen untuk mengeksplorasi dan memperkaya metode penelitian yang dapat digunakan. Seminar ini juga mempertegas komitmen FIB UNAIR dalam mengembangkan penelitian yang tidak hanya inovatif, tetapi juga relevan dengan tantangan dan dinamika sosial kontemporer.