Universitas Airlangga Official Website

UNAIR Siapkan Mahasiswa Baru Hadapi Perjalanan Akademik

FIB NEWSUniversitas Airlangga (UNAIR) menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) pada 1–2 Agustus 2025. Kegiatan ini menjadi pintu gerbang awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal sistem akademik, peluang pengembangan diri, serta berbagai fasilitas yang dapat diakses selama menempuh studi di UNAIR.

Melalui materi Kegiatan Akademik dan Kampus Berdampak, Direktorat Pendidikan UNAIR memberikan panduan komprehensif tentang proses perkuliahan, layanan akademik, hingga program unggulan yang tersedia.

Pada semester pertama, mahasiswa akan mengikuti kuliah reguler dan Perkuliahan Dasar Bersama (PDB). Sebelum itu, ada serangkaian tes seperti biometrik, assessment test, dan ELPT (English Language Proficiency Test) untuk pemetaan kemampuan awal. Setiap awal semester, mahasiswa wajib melakukan registrasi administrasi dengan membayar UKT dan registrasi akademik melalui pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) di laman mahasiswa.unair.ac.id.

Di tahun pertama, beban studi maksimal adalah 20 SKS per semester. Memasuki semester kedua, mahasiswa dapat mulai merencanakan kegiatan Belajar Bersama Komunitas (BBK) yang dapat dikonversi menjadi mata kuliah sesuai ketentuan.

Pada semester tiga hingga tujuh, mahasiswa didorong untuk mengembangkan potensi di luar perkuliahan, seperti bergabung dengan organisasi kemahasiswaan (Ormawa), unit kegiatan mahasiswa (UKM), mengikuti lomba, membuat Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), pertukaran pelajar, sertifikasi, hingga kegiatan pengabdian masyarakat. Seluruh kegiatan tersebut dapat dikonversi menjadi mata kuliah dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Selama studi, mahasiswa juga harus memenuhi kewajiban ELPT dengan skor minimal 400 untuk D3, 450 untuk D4, dan 450 untuk S1. Selain itu, mahasiswa S1 wajib melakukan publikasi ilmiah di Repository Tugas Akhir Mahasiswa (RAMA) atau jurnal yang terakreditasi.

UNAIR juga menawarkan program unggulan seperti double degree dengan universitas luar negeri, serta jalur percepatan studi (fast track) yang memungkinkan mahasiswa meraih gelar S1 dan S2 hanya dalam lima tahun. Informasi detail terkait program ini disesuaikan dengan peraturan masing-masing program studi.

Layanan akademik di UNAIR dapat diakses melalui Cybercampus V2, mencakup pembuatan Surat Keterangan Mahasiswa Aktif, cuti akademik, perpanjangan pembayaran UKT, pengajuan pengganti KTM, hingga pengunduran diri. UNAIR juga memiliki Airlangga Inclusive Learning (AIL) melalui Unit Layanan Disabilitas untuk mendukung mahasiswa berkebutuhan khusus.

UNAIR menerapkan Evaluasi Studi Mahasiswa dan Early Warning System setiap akhir semester untuk memastikan mahasiswa tetap berada pada jalur studi yang tepat. Masa studi maksimal ditetapkan, yakni semester ke-6 untuk D3, serta semester ke-8 untuk D4 dan S1, sebelum mahasiswa menuntaskan tugas akhir atau skripsi sebagai bukti capaian akademik.

Dengan bekal materi yang lengkap dalam PKKMB 2025, UNAIR berharap mahasiswa baru siap menapaki perjalanan akademik dengan semangat, disiplin, dan prestasi yang membanggakan.

Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4, yaitu quality education.