Universitas Airlangga Official Website

Upgrading BEM FIB 2025, Saatnya Cetak Warisan

Penerimaan Sertifikat Kepada Pemateri,Ricky Rivaldi (Foto: Istimewa)

FIB NEWS – Ricky Rivaldi, Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga 2024 sekaligus Social Media Analyst di Kominfo Jawa Timur 2025, menjadi pembicara dalam kegiatan Upgrading BEM Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga (FIB UNAIR) 2025 yang digelar Minggu (29/6/2025) di Aula W.S. Rendra. Dalam materinya, Ricky menekankan pentingnya setiap pengurus organisasi mahasiswa untuk meninggalkan legacy positif yang berdampak nyata bagi generasi penerus.

Ricky membagikan wawasan seputar pentingnya legacy dalam organisasi mahasiswa. Menurutnya, setiap organisasi harus memiliki visi yang jelas dan warisan positif yang dapat dilanjutkan oleh kepengurusan selanjutnya.

“Organisasi itu sekumpulan orang yang berada dalam satu wadah dan memiliki tujuan yang sama. Kalau tujuannya tidak sama, ya itu bukan organisasi namanya,” Ungkap Ricky.

Tiga Faktor Penentu Legacy Organisasi

Ricky memaparkan bahwa terdapat tiga faktor utama yang membentuk legacy sebuah organisasi. Pertama adalah leadership, kedua goal, dan ketiga mental model, yaitu kerangka berpikir individu dalam organisasi.

Leadership yang baik akan membawa organisasi mencapai tujuannya. Misalkan jika tujuan organisasi adalah kesejahteraan mahasiswa, maka warisan yang ditinggalkan bisa berupa sistem pengajuan banding UKT yang lebih mudah,” ungkapnya.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya mental model. “Mental model ini adalah kekuatan mental dan cara pandang individu dalam organisasi terhadap dunia sekitarnya. Hal ini sangat memengaruhi inovasi yang dilakukan anggota dalam menghadapi berbagai permasalahan organisasi,” tambahnya.

Sistem Kerja

Dalam paparannya, Ricky membagikan pengalaman pribadi saat menjabat sebagai Wakil Presiden BEM Universitas Airlangga.“Di tahun 2023, sistem administrasi bercabang. Proposal kegiatan harus melalui banyak tahapan yang rumit. Saat saya menjabat tahun 2024, kami merombak sistem menjadi lebih terintegrasi sehingga lebih efektif dan efisien,” ungkapnya.

Ricky mendorong BEM FIB UNAIR untuk melakukan hal serupa. “Coba lihat permasalahan yang sedang dihadapi sekarang, lalu selesaikan secara sistemik agar tidak muncul masalah yang sama di masa depan. Itulah bentuk legacy nyata,” tambahnya.

Ricky Rivaldi,Wakil Presiden BEM UNAIR 2024;

Social Media Analyst Kominfo Jatim 2025 (Foto: Istimewa)

Strategi Meningkatkan Legacy Organisasi

Sebagai penutup, Ricky Rivaldi menegaskan tiga syarat utama dalam membangun legacy organisasi, yaitu memaksimalkan peran anggota, menjaga fokus pada tujuan, serta mendorong inovasi. “Pemimpin yang baik bukan hanya pandai memimpin, tapi juga memberi kontribusi terbaik saat dipimpin,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya konsistensi organisasi dalam menjalankan misi utama. “Kalau tujuannya melenceng, maka legacy-nya juga berubah,” tegasnya. Selain itu, ia mendorong anggota untuk terus berinovasi. “Sekecil apapun dampaknya, sebuah organisasi pasti akan meninggalkan legacy,” pungkasnya.

Ricky menutup sesi dengan pesan, “Yang harus diusahakan bukan sekadar meninggalkan legacy, tapi bagaimana meninggalkan legacy yang baik, yang bisa membawa manfaat untuk organisasi dan individu di dalamnya,” tutupnya.

Penyampaian Ricky dalam kegiatan Upgrading ini menunjukkan adanya transfer pengetahuan dan pengembangan kapasitas diri anggota organisasi, selaras dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, yaitu Quality Education.

Penulis: Chesica Styo Helena

Editor: Mohammad Adif Albarado