Surabaya, 31 Januari 2025 – drg. Eka Pramudita Djimantoro, mahasiswa Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis (PPDGS) Departemen Bedah Mulut dan Maksilofasial (BMM) Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga (FKG UNAIR), berhasil menyelesaikan ujian proposal dengan sukses pada hari ini, Jumat, 31 Januari 2025.
Ujian yang dilaksanakan di Ruang Seminar Departemen BMM FKG UNAIR ini merupakan salah satu tahap penting dalam perjalanan akademiknya menuju meraih gelar Dokter Gigi Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial. Ujian proposal ini tidak hanya menjadi momen penting bagi drg. Eka, tetapi juga merupakan bukti komitmen FKG UNAIR dalam menghasilkan tenaga kesehatan gigi yang kompeten dan berdaya saing global.
Pada ujian ini dihadiri para pembimbing dan penguji, diantaranya termasuk Prof. Dr. Firdaus Hariri, BDS, MBBS, MSc, yang merupakan Dekan dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Malaya yang turut memberikan masukan dan sanggahan berharga melalui Zoom Meeting. Kehadiran Prof. Firdaus Hariri ini menambah pengetahuan akademis sekaligus memperkuat jaringan kolaborasi bagi semua yang hadir.
Momen Penting Menuju Gelar Dokter Gigi Spesialis
Ujian proposal merupakan salah satu rangkaian penting dalam pendidikan spesialis. Tahap ini menjadi penanda kesiapan mahasiswa untuk melanjutkan penelitian dan menyelesaikan Karya Tulis Akhir (KTA) sebelum menempuh uji kompetensi. Bagi drg. Eka, momen ini tidak hanya sekadar formalitas akademik, tetapi juga langkah strategis dalam mempersiapkan diri menjadi ahli bedah mulut dan maksilofasial yang handal.

Inspirasi bagi Mahasiswa Kedokteran Gigi
Perjalanan drg. Eka tidak hanya menjadi kebanggaan bagi FKG UNAIR, tetapi juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa kedokteran gigi di Indonesia dan dunia. Dedikasinya dalam menempuh pendidikan spesialis di bidang bedah mulut dan maksilofasial menunjukkan semangat dan komitmen tinggi untuk berkontribusi dalam dunia kesehatan gigi.
Prof. Firdaus Hariri, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas kerja keras drg. Eka dan para Dosen pembimbing yang turut hadir dalam momen ini. Kehadiran Prof. Firdaus Hariri dalam ujian proposal ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi internasional dalam pendidikan kedokteran gigi.

Langkah Selanjutnya
Setelah berhasil melewati ujian proposal, drg. Eka akan melanjutkan penelitiannya dan mempersiapkan KTA-nya untuk menempuh uji kompetensi. Dukungan dari para pembimbing dan penguji, termasuk masukan dari Prof. Firdaus Hariri, diharapkan dapat membantu dalam menyempurnakan Karya nya sebagai Dokter Gigi Spesialis dengan hasil yang memuaskan.
Ujian proposal drg. Eka tidak hanya menjadi momen penting bagi dirinya, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen FKG UNAIR dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap bersaing di tingkat global. FKG UNAIR terus berkomitmen untuk membangun jaringan dengan institusi pendidikan dan ahli di seluruh dunia, guna meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di bidang kedokteran gigi.





