Mahasiswa PPDH 38 Tandem 2 mengikuti rangkaian kegiatan Pendidikan Profesi Mahasiswa Dokter Hewan di Divisi Klinik FKH UNAIR. Salah satu kegiatan wajib yang dilakukan oleh mahasiswa PPDH adalah melakukan bedah ovariokhisterektomi atau biasa di kenal dengan steril pada kucing betina. Ovariohisterektomi merupakan tindakan pengambilan ovarium, corpus uteri dan cornua uteri.
Ovariohisterektomi dilakukan pada kasus-kasus pyometra, metritis, dan salphingitis ataupun keduanya. Beberapa indikasi dilakukannya ovariohisterektomi adalah: 1) Sterilisasi, agar tidak estrus, bunting., 2) Terapi, yaitu tumor, cysta ovarium dan tumor uterus, pyometra., 3) Modifikasi tingkah laku yaitu, lebih mudah dikendalikan, lebih jinak, membatasi jumlah populasi., 4) Penggemukan dalam istilah medis, desexing (kastrasi) kucing betina disebut spaying dan pada jantan disebut neutering.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum dilakukan tindakan operasi yaitu preparasi operasi, premedikasi, dan pemberian anestesi yang memenuhi standar operasi, serta pemberian terapi cairan pada saat operasi. Preparasi operasi meliputi, pemeriksaan fisik mempuasakan hewan selama 8-12 jam, mencukur rambut pada area yang akan diinsisi – midventral abdominal di bawah umbilicus – dan membersihkannya secara aseptis. Setelah semua syarat diatas memenuhi kriteria, hewan akan di bawa ke ruang pre anestestesi untuk diberikan obat premedikasi dan anestesi.
Operasi dilakukan dengan posisi hewan rebah dorsal. Insisi dilakukan dibagian midventral abdomen mulai dari bawah umbilicus (kurang lebih 2 jari), sayatan sekitar 5 -10 cm ke arah caudal. Insisi dilakukan untuk membuka abdomen mulai dari kulit, fascia, musculus, peritoneum, sampai rongga abdomen. Prosedur operasi berlangsung kurang lebih selama 1,5 jam.
Proses kesembuhan luka jahitan dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu besarnya ukuran luka, kondisi keadaan luka yang bersih, dan kondisi kesehatan hewan sehingga pada masa kesembuhan luka kebutuhan nutrisi hewan harus  diperhatikan untuk mendukung kesembuhan dari luka operasi, serta kondisi jahitan  yang sebaiknya tidak terlalu erat agar tidak mengiris jaringan dan menyebabkan  nekrosis dan infeksi. Jahitan luar dapat dilepas apabila luka operasi telah tertutup  sempurna (kurang lebih 5-7 hari). Seluruh proses dari mulai persiapan hingga buka jahitan dan kucing dinyatakan sehat, merupakan aspek kompetensi yang harus dimiliki oleh mahasiswa dan termasuk dalam rubrik penilaian yang dilakukan oleh para dosen penguji.
(Wiwik Misaco Yuniarti – Andreas Bryant C, S.KH. – M. Arif Rianto, S.KH. – Aldea Erian Debora, S.KH. – Atrika Yuanda Reksa, S.KH.)




