Surabaya, 15–19 September 2025 — Mahasiswa PPDH Gelombang 43 Tandem 5 Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga mengikuti tiga sesi Keterampilan Medis (TRAMED) sebagai fondasi sebelum praktik di Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP). Metode demonstration → hands-on → feedback membuat keterampilan klinis terbangun terstruktur dari prosedur dasar hingga diagnostik. Program ini selaras dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas — target 4.4 (peningkatan keterampilan teknis) dan SDG 3: Kehidupan Sehat & Sejahtera — target 3.c (penguatan tenaga kesehatan) & 3.d (kesiapsiagaan sistem kesehatan).
TRAMED 1 — Anamnesis, Pemeriksaan Fisik & Injeksi (Prof. Wiwik)
Mahasiswa mempraktikkan anamnesis & komunikasi pemilik, pemeriksaan fisik (suhu, BB, inspeksi, auskultasi, perkusi, palpasi), serta teknik injeksi SC/IM/IV. Peserta juga latihan mandiri IV catheter pada manekin berpembuluh darah sebagai persiapan OSCE dan praktik klinik.
SDGs terkait: SDG 3 — target 3.d (kapasitas layanan klinik yang aman) & SDG 4 — target 4.4 (keterampilan teknis klinis).
TRAMED 2 — Asepsis Pra-Bedah & Instrumen (drh. Boedi Setiawan, M.P.)
Materi menekankan prosedur aseptik: scrubbing, gowning, gloving, (4-corner) draping; disertai pengenalan instrumen bedah dan material suture (fungsi & penggunaan). Fokus pada disiplin steril untuk mencegah kontaminasi selama tindakan.
SDGs terkait: SDG 3 — target 3.9 (mengurangi paparan/risiko kesehatan), SDG 12 — target 12.4 (pengelolaan aman bahan kimia/limbah medis), dan SDG 6 — target 6.3 (pengendalian polutan/limbah cair fasilitas).
TRAMED 3 — Radiografi X-ray & Interpretasi Kasus (drh. Nusdianto Triakoso, M.P.)
Peserta memahami cara kerja sinar-X, parameter kualitas citra (densitas, kontras, detail, distorsi), posisi pasien, serta variasi ras (anjing/kucing) yang memengaruhi pembacaan. Dua media belajar online diberikan untuk latihan mandiri membaca radiograf kapan saja.
SDGs terkait: SDG 4 — target 4.4 (keterampilan diagnostik lanjutan) & SDG 3 — target 3.d (kesiapsiagaan klinik) serta 3.9 (keselamatan radiasi/minim paparan berbahaya).
Oleh: Catherine Britta Vidhianty (NIM 161249118, Tandem 5).




