Universitas Airlangga Official Website

TRAMED : Radiografi X-Ray

Surabaya, 19 September 2025 — Mahasiswa PPDH Gelombang 43 Tandem 5 mengikuti sesi TRAMED Radiografi X-ray di ruang kuliah RSHP FKH Universitas Airlangga bersama Dr. Nusdianto Triakoso, drh., M.P.. Pelatihan menajamkan kompetensi pra–pasca radiografi serta interpretasi citra melalui studi kasus klinis yang menantang—bekal penting sebelum praktik penuh di RSHP. Kegiatan ini mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas — target 4.4 (peningkatan keterampilan teknis) dan SDG 3: Kehidupan Sehat & Sejahtera — target 3.d (kesiapsiagaan layanan) & 3.9 (keselamatan/minim paparan berbahaya).

Fokus Pembelajaran

Pra-radiografi

  • Opasitas: identifikasi gas, lemak, cairan/soft tissue, tulang, logam sebagai dasar pola radiopak–radiolusens.

  • Kualitas gambar: peran kVp & mAs dalam membentuk kontras dan densitas yang ideal.

  • Variasi ras: perbedaan anatomi antar breed anjing yang memengaruhi teknik dan pembacaan.

Pasca-radiografi

  • Pengaturan densitas & kontras digital untuk menonjolkan detail patologis.

  • Pemeriksaan detail sistematis agar temuan tidak terlewat.

  • Distorsi: memahami elongasi dan foreshortening akibat kesalahan posisi/proyeksi.

Penekanan Kompetensi
Pemateri menegaskan pentingnya penguasaan anatomi breed-specific dan terminologi radiologi melalui latihan berulang—pondasi akurasi analisis.

Diskusi Kasus Klinis

Mahasiswa mengulas radiograf dengan contoh hipertrofi prostat, suspek TBC, hernia diafragma, suspek FIP (Feline Infectious Peritonitis), dan efusi asites. Sesi tanya jawab interaktif memperkuat clinical reasoning dan keterampilan membedakan pola normal vs. patologis.

Narasi SDGs (eksplisit)

  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas — target 4.4: peningkatan keterampilan teknis diagnostik (pengaturan parameter citra, posisi pasien, interpretasi sistematis).

  • SDG 3: Kehidupan Sehat & Sejahtera — target 3.d: penguatan kapasitas layanan klinik melalui diagnosa berbasis bukti; target 3.9: keselamatan radiasi & pengurangan paparan berbahaya bagi pasien, mahasiswa, dan tenaga kesehatan.Oleh: Citta Pandita Putri Prabowo (NIM 161249027), Tandem 5.