Program Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH) merupakan tahapan penting dalam
pembentukan kompetensi mahasiswa kedokteran hewan sebelum terjun secara langsung ke dunia
profesional. Salah satu kegiatan akademik yang menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran
di divisi klinik adalah Ujian Operasi Hewan (OH). Kegiatan ini tidak hanya
menguji kemampuan teknis mahasiswa dalam melakukan tindakan bedah, tetapi juga melatih
kesiapan mental, kerja sama tim, komunikasi, dan pengambilan keputusan secara cepat dan tepat di
ruang operasi.
Pelaksanaan Ujian OH dilakukan di ruang operasi dengan suasana yang menyerupai kondisi
klinis nyata. Pada ujian kali ini, satu ekor kucing dijadikan sebagai pasien untuk setiap kelompok
yang terdiri atas lima orang mahasiswa. Setiap anggota kelompok memiliki tanggung jawab yang
berbeda selama prosedur operasi berlangsung. Pembagian tugas dilakukan secara acak oleh dosen
penguji sehingga setiap mahasiswa dituntut untuk memahami seluruh tahapan operasi, mulai dari
persiapan alat dan pasien, tindakan anestesi, prosedur aseptik, teknik operasi, hingga penutupan luka
pascaoperasi.
Sebelum operasi dimulai, mahasiswa terlebih dahulu melakukan persiapan ruang operasi dan
alat-alat bedah yang akan digunakan. Sterilisasi alat menjadi salah satu aspek penting yang sangat
diperhatikan dalam ujian ini. Selain itu, mahasiswa juga harus memastikan bahwa pasien telah
dipersiapkan dengan baik melalui pemeriksaan fisik dan penanganan praoperatif. Tahapan ini
menjadi dasar penting untuk menjamin keselamatan pasien selama tindakan operasi berlangsung.
Saat pelaksanaan operasi, dosen penguji mendampingi setiap kelompok secara langsung.
Pendampingan tersebut tidak hanya bertujuan untuk melakukan penilaian, tetapi juga memastikan
bahwa setiap prosedur dilakukan sesuai standar medis veteriner yang benar. Dosen penguji
memberikan arahan dan pertanyaan kepada mahasiswa terkait langkah-langkah operasi yang sedang
dilakukan. Dengan demikian, mahasiswa dituntut untuk tidak hanya mampu melakukan tindakan
secara praktik, tetapi juga memahami teori dan alasan ilmiah di balik setiap prosedur yang dilakukan.
Salah satu tantangan utama dalam ujian ini adalah pembagian langkah operasi secara acak.
Setiap mahasiswa harus siap menjalankan bagian prosedur apa pun yang diberikan oleh dosen
penguji. Kondisi ini melatih kesiapan, konsentrasi, serta kemampuan adaptasi mahasiswa di ruang
operasi. Mahasiswa yang awalnya bertugas sebagai asisten dapat sewaktu-waktu diminta melakukan
teknik penjahitan, handling jaringan, atau bahkan mengambil alih prosedur tertentu sesuai instruksi
penguji.
Kerja sama tim menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan operasi. Selama proses
berlangsung, komunikasi antaranggota kelompok harus berjalan dengan baik agar prosedur dapat
dilakukan secara efektif dan aman. Setiap anggota memiliki peran yang saling mendukung, mulai
dari operator, asisten, bagian instrumen, hingga monitoring kondisi pasien. Situasi tersebut
memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa mengenai pentingnya koordinasi dalam dunia
praktik kedokteran hewan.
Selain aspek teknis, Ujian OH juga memberikan pembelajaran mengenai etika profesi dan
tanggung jawab terhadap kesejahteraan hewan. Mahasiswa diajarkan untuk selalu mengutamakan
prinsip animal welfare dalam setiap tindakan medis yang dilakukan. Kehati-hatian, ketelitian, dan
empati terhadap pasien menjadi nilai utama yang terus ditanamkan selama kegiatan berlangsung.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa PPDH diharapkan mampu meningkatkan keterampilan klinis
sekaligus membangun rasa percaya diri dalam menghadapi kasus bedah di lapangan nantinya. Ujian
Operasi Hewan bukan sekadar bentuk evaluasi akademik, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran
yang sangat berharga dalam mempersiapkan calon dokter hewan yang profesional, kompeten, dan
siap memberikan pelayanan terbaik bagi kesehatan hewan.
Dengan adanya pendampingan dari dosen penguji serta sistem pembagian tugas secara acak,
mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih mendalam dan menantang. Kegiatan ini
menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan pendidikan profesi dokter hewan karena
memberikan gambaran nyata mengenai situasi kerja di ruang operasi veteriner. Semangat kerja sama,
ketelitian, dan tanggung jawab yang ditunjukkan selama ujian menjadi bekal penting bagi mahasiswa
untuk melangkah menuju dunia profesi yang sesungguhnya.
(Divisi Klinik, Hanan Asyrofi, PPDH Gelombang 43, Tandem 3)




