Pada tanggal 25 November 2025 saya mendapatkan kesempatan merawat kucing betina yang lucu dengan nama Zamrud, kucing tersebut datang ke RSHP Unair dengan kondisi lemas pada pagi hari dan ditemukan di got, nafsu makan mengalami penurunan, berkelahi dengan kucing lainnya, dan terdapat luka traumatis pada mata kanannya. Berdasarkan hasil diganosa, kucing dengan nama Zamrud menderita uveitis. Uveitis pada kucing merupakan suatu kondisi peradangan pada uvea, lapisan jaringan tipis yang terletak diantara iris dengan kornea mata. Pada bagian uvea didalamnya terdapat pembuluh darah dan saraf, uvea merupakan bagian penting dari mata yang terdiri dari koroid, badan siliaris, dan iris. Mata kucing yang mengalami uveitis akan tampak berwarna kemerahan dan bengkak, terjadinya uveitis dapat mengganggu kenyamanan kucing dalam beraktivitas di kesehariannya. Oleh karena itu sangat penting untuk segera mengetahui tanda-tanda uveitis pada hewan kesayangan agar sesegera mungkin mendapatkan perawatan dari dokter hewan yang sesuai.
Uveitis yang terjadi pada hewan kucing bisa disebabkan oleh berbagai macam sumber, bisa dikarenakan infeksi, trauma dan cedera, neoplasma, dan penyakit sistemik. Gejala kucing yang mengalami uveitis meliputi pada bagian mata tampak terjadi pembengkakan dan berwarna kemerahan, hal tersebut menandakan adanya paradangan. Kemudian terjadi sekresi air mata yang berlebihan, hal itu dapat mengindikasikan bahwa kucing merasa tidak nyaman pada bagian matanya, pada akhirnya kucing akan menyipitkan mata atau menutup mata. Selanjutnya gejala yang dapat terjadi adalah perubahan perilaku seperti nafsu makan mengalami penurunan. Kemudian terjadi penurunan atau kehilangan kemampuan pengelihatan.
Pengobatan yang dilakukan pada kucing yang mengalami uveitis bisa dilakukan berdasarkan penyebabnya. Uveitis yang terjadi pada Kucing Zamrud merupakan uveitis yang disebabkan oleh trauma dan cedera, maka pengobatan yang diberikan diantaranya obat tetes mata antibiotik, antikolinergik yang berfungsi midriatik, dan antiinflamasi. Sementara untuk obat kapsul didalamnya terdapat antibiotik, antiinflamasi, dan vitamin.
Penanganan uveitis pada kucing juga berhubungan dengan beberapa SDGs, antara lain:
- SDG 3: Good Health and Well-being
Kesehatan hewan berkaitan erat dengan kesejahteraan pemiliknya dan masyarakat. Dengan mendiagnosis dan menangani uveitis sejak dini, kita dapat meningkatkan kualitas hidup kucing serta mengurangi potensi risiko zoonosis atau infeksi silang. - SDG 15: Life on Land
Perlindungan terhadap kesehatan hewan peliharaan seperti kucing juga mencerminkan komitmen terhadap kesejahteraan satwa secara umum. Dengan meningkatkan kesadaran dan tindakan terhadap kesehatan hewan, kita turut menjaga keseimbangan ekosistem darat.
(Tata Anfarul Akmal)




