Universitas Airlangga Official Website

Edukasi Hipertermi Berbasis Media Leaflet oleh Kelompok 9 Profesi Ners Universitas Airlangga di Ruang Bedah Sukardja RSUD Dr. Soetomo Surabaya

NERS NEWS – Kamis, 20 Maret 2025, kelompok 9 Stase KMB mahasiswa Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga telah sukses menggelar kegiatan penyuluhan kesehatan di Ruang Bedah Sukardja Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo dengan mengusung topik tentang hipertermi dan praktik cuci tangan yang benar sesuai standar WHO.

Kegiatan penyuluhan ini diikuti oleh 11 orang yang merupakan keluarga pasien, dimulai pukul 10.00 WIB dan berlangsung selama 30 menit. Kegiatan ini berjalan interaktif karena selama sesi penyampaian materi terdapat timbal balik dari peserta di mana peserta sering mengajukan pertanyaan di sela-sela penyampaian materi. Pemateri dalam penyuluhan ini adalah mahasiswa Profesi Ners Universitas Airlangga yang sedang praktik di Ruang Bedah Sukardja RSUD Dr. Soetomo, serta didampingi oleh Ibu Erna Susanti, S.Kep., Ns., selaku kepala ruangan dan Ibu Rum Setyowati, S.Kep., Ns., selaku perawat di Ruang Bedah Sukardja RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

Materi yang disampaikan kepada keluarga pasien meliputi definisi hipertermi, penyebab, tanda dan gejala, komplikasi, pencegahan, serta penatalaksanaan awal yang terdiri dari tujuan, kriteria pemberian, cara merawat pasien dengan hipertermi, dan langkah-langkah pemberian kompres hangat. Hipertermi merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan peningkatan suhu tubuh di atas nilai normal yaitu > 37,5°C, hal ini dapat terjadi karena tubuh tidak mampu beradaptasi dengan perubahan yang ekstrim. Salah satu penatalaksanaan hipertermi adalah dengan kompres hangat, kompres ini dapat diberikan selama 15-30 menit di bagian tubuh tertentu, seperti dahi, leher, ketiak, atau selangkangan.

Dalam penyuluhan ini, pemateri juga mendemonstrasikan terkait cuci tangan yang benar sesuai standar WHO. Para peserta terlihat sangat antusias untuk mengikuti dan mampu mempraktikkan kembali cara mencuci tangan yang sesuai anjuran. Mereka juga aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi. Di akhir sesi penyuluhan, terdapat penguatan materi dari Ibu Rum selaku perawat di Ruang Bedah Sukardja RSUD Dr. Soetomo.

Melalui penyuluhan ini, diharapkan peserta (keluarga pasien) menjadi lebih tahu dan paham terkait hipertermi dan cara penatalaksanaan yang benar, serta cara cuci tangan yang sesuai standar WHO. “Kami akan terus berkomitmen untuk mengedukasi dan berpartisipasi aktif dalam usaha peningkatan derajat kesehatan masyarakat, baik melalui kegiatan promotif, preventif, kuratif, maupun rehabilitatif, guna menciptakan masyarakat yang sehat secara menyeluruh,” ujar Revina, salah satu mahasiswa Profesi Ners dari kelompok 9.

 

Penulis: Revina, Fara, Inayah, dan Marta (Kelompok 9 Profesi Ners)
Editor: Nandyta Putri Rahmadhani (Airlangga Nursing Journalist)