Universitas Airlangga Official Website

ANJ Visit 2025 : Tingkatkan Literasi Jurnalistik Lewat Kunjungan ke RRI Surabaya

NERS NEWS – Airlangga Nursing Journalist (ANJ) menyelenggarakan kegiatan, yaitu ANJ Visit pada Jumat, 16 Mei 2025, yang bertempat di Radio Republik Indonesia (RRI) Surabaya, Jl. Pemuda No. 82-90. Kegiatan ini diikuti oleh Mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga yang tergabung dalam ANJ. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan Mahasiswa mengenai proses jurnalistik, khususnya di media penyiaran radio, sekaligus mengenalkan secara langsung bagaimana informasi kesehatan dikemas dan disampaikan ke publik melalui media audio. Kegiatan dimulai sejak pukul 13.30 WIB dan diawali dengan pembukaan serta sambutan dari perwakilan ANJ dan RRI Surabaya. Setelah itu, peserta mendapatkan ringkasan materi dari para profesional penyiaran RRI, yang membagikan pengetahuan mendalam seputar dunia radio dan penyiaran informasi.

Salah satu narasumber, Mas Hatta—penyiar senior di RRI Surabaya—menyampaikan bahwa radio memiliki keunggulan sebagai media penyampai informasi tercepat dibanding media cetak maupun media daring. Dalam paparannya, ia menjelaskan: “Jika terjadi peristiwa seperti kecelakaan atau kebakaran, reporter RRI bisa langsung menggambarkan kejadian tersebut saat itu juga, baik dari laporan masyarakat maupun tim di lapangan. Kecepatan seperti ini menjadi keunggulan utama radio dibanding media lain.”

Lebih lanjut, Mas Hatta menjelaskan bahwa radio merupakan media massa satu arah yang menyampaikan pesan berupa informasi, berita, dan hiburan kepada masyarakat. Kelebihan radio terletak pada fleksibilitas dan kemampuannya menjangkau daerah-daerah terpencil dengan teknologi yang sederhana dan biaya rendah. Namun, radio juga memiliki keterbatasan, terutama karena tidak memiliki visual dan informasinya hanya bisa didengarkan sekali pada waktu siaran. Hal ini berbeda dengan media cetak yang bisa dibaca berulang-ulang. Oleh karena itu, pendengar radio perlu memperhatikan jadwal siaran, atau mengakses informasi ulang melalui platform digital RRI seperti rri.co.id atau aplikasi RRI Digital.

Dalam sesi lanjutan, narasumber menekankan peran penting media radio dalam menangkal penyebaran hoaks di tengah maraknya informasi tidak valid di media sosial. RRI sebagai lembaga penyiaran publik nasional aktif menyajikan informasi yang terverifikasi melalui program-program seperti dialog interaktif, spot ILM, sandiwara radio, dan pelajaran sekolah melalui udara. Tak hanya membahas teknis penyiaran, peserta juga diperkenalkan pada struktur kerja penyiar, pengelolaan program siaran, hingga pengembangan konten kreatif yang relevan di era digital. Melalui pemaparan ini, peserta diajak untuk memahami bahwa proses jurnalistik tidak sekadar menyampaikan berita, melainkan melalui tahapan peliputan, wawancara, pengolahan data, hingga penyajian di berbagai media platform.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat sebagai bentuk apresiasi kepada narasumber dan tim RRI Surabaya, serta sesi dokumentasi foto bersama. Melalui ANJ Visit ini, Mahasiswa Keperawatan tidak hanya memperoleh pemahaman teknis seputar media penyiaran, tetapi juga menyadari pentingnya peran media dalam menyebarluaskan edukasi kesehatan yang berkualitas dan terpercaya.

 

Penulis : Prayudya Alqaira
Editor : Nasya Puspita A (Airlangga Nursing Journalist)