Universitas Airlangga Official Website

Kelompok MNER Mahasiswa Profesi Ners Sukses Menggelar Penyuluhan Terkait Pentingnya Mejaga Kesehtan ReproduksiWanita di Poli OBGYN Rumah Sakit Universitas Airlangga

NERS NEWS — Mahasiswa program pendidikan Profesi Ners reguler angkatan 2021 kelompok 1 MNER Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga sukses melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan dalam stase Keperawatan Maternitas yang bertempat di ruang tunggu Poli Obgyn Rumah Sakit Universitas Airlangga pada Jumat (10/07/2025) dengan tema pentingnya menjaga kesehatan reproduksi pada wanita. Kegiatan penyuluhan ini diikuti oleh 12 orang pasien dan/atau keluarga pasien di Poli Obgyn Rumah Sakit Universitas Airlangga. Penyuluhan kegiatan berlangsung selama 30 menit, dimulai pada pukul 09.30 WIB dan berakhir pada pukul 10.00 WIB. Kegiatan penyuluhan ini berlangsung responsif dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab dari peserta yang sangat aktif. Kegiatan PKRS merupakan kegiatan penyuluhan kesehatan, dimana mahasiswa profesi ners menyampaikan edukasi kepada pasien dan/atau keluarga pasien mengenai pentingnya skrining kesehatan reproduksi sebagai langkah untuk deteksi dini penyakit reproduksi pada wanita.

“Kesehatan reproduksi bukan semata mata bebas dari penyakit atau kecacatan, tetapi juga menyangkut kesejahteraan fisik, mental, dan sosial secara menyeluruh. Edukasi seperti ini penting agar kita sebagai perempuan dapat mengambil keputusan yang tepat terkait kesehatan masing – masing” ujar pemateri dalam kegiatan ini.

Kesehatan reproduksi sangat penting untuk mendapat perhatian karena sangat berhubungan erat dengan sistem, fungsi dan prosesnya mencakup kesehatan seksual dengan tujuan untuk meningkatkan kehidupan dan hubungan pribadi demi terciptanya penerus bangsa yang berkualitas. Kesehatan perempuan merupakan kunci bagi kualitas generasi penerusnya. Organ reproduksi yang tidak dijaga dengan baik akan menimbulkan banyak permasalahan diantaranya adalah; infertilitas (kondisi medis yang menyebabkan pasangan suami istri belum atau tidak hamil meskipun aktif berhubungan seksual dan tidak menggunakan kontrasepsi), masalah menstruasi (seperti nyeri menstruasi, perdarahan abnormal, menstruasi tidak teratur), penyakit menular seksual dan kanker serviks.

Pada penyuluhan kali ini juga disampaikan terkait upaya upaya yang dapat dilakukan guna mencapai kesehatan reproduksi wanita diantaranya;

1. Menjaga kebersihan organ reproduksi wanita meliputi; membersihkan area kewanitaan dengan air bersih dari arah depan ke belakang, mengganti pakaian dalam minimal 2x per hari dan berbahan katun, menghindari penggunaan sabun pewangi atau cairan pembersih vagina berlebihan, ketika menstruasi mengganti pembalut setiap 4 – 6 jam sekali untuk mencegah iritasi, menghindari celana ketat, menghindari pembersihan area kewanitaan dengan cairan tertentu.

2. Menghindari perilaku seksual bebas dan berisiko seperti; melakukan hubungan seksual di luar nikah, sering berganti – ganti pasangan, berhubungan seksual di usia muda

3. Mengikuti pendidikan seksual dengan informasi yang akurat, ilmiah, dan sesuai usia

4. Melakukan deteksi dini risiko ca serviks (kanker serviks) dengan skrining IVA test, pap smear, dan vaksin HPV yang dapat dilakukan di puskesmas, rumah sakit, klinik, atau fasilitas kesehatan yang menyediakan

5. Melakukan deteksi dini risiko ca mammae (kanker payudara) dengan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) dan SADANIS (pemeriksaan payudara secara klinis oleh tenaga kesehatan dengan USG payudara dan mammografi)

Setelah diadakan kegiatan penyuluhan ini, diharapkan pasien maupun keluarga pasien dapat lebih waspada dan proaktif dalam mencegah terjadinya masalah reproduksi wanita. Dengan antusias yang tinggi mahasiswa Keperawatan Universitas Airlangga terus berkomitmen memberikan edukasi yang bermanfaat bagi orang – orang sekitarnya, mendorong mereka untuk terhindar dari penyakit.

 

Penulis: Nesti Meiviarani
Editor : Eva Khoirunnisa Adnta (Airlangga Nursing Journalist)