NERS NEWS — (Surabaya, 10 Juli 2025) — Mahasiswa Profesi Ners Universitas Airlangga mengadakan kegiatan penyuluhan kesehatan mengenai Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) bagi pasien dan keluarga di Poli Obgyn Rumah Sakit Universitas Airlangga. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai manfaat pemeriksaan payudara sendiri untuk mendeteksi dini adanya kanker payudara.
Pada hari Kamis, 10 Juli 2025, mahasiswa Program Profesi Ners Universitas Airlangga mengadakan Pendidikan Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) dengan judul “Periksa Payudara Sendiri (SADARI)” di Poli Obgyn Rumah Sakit Universitas Airlangga yang bertujuan untuk mengedukasi pasien terkait bagaimana cara melakukan pemeriksaan sederhana untuk mendeteksi dini adanya tanda-tanda kanker payudara.
Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) adalah pengembangan kepedulian seorang wanita terhadap kondisi payudaranya sendiri. Tindakan ini dilengkapi dengan langkah-langkah khusus untuk mendeteksi secara awal penyakit kanker payudara. SADARI adalah pemeriksaan yang dilakukan sebagai deteksi dini kanker payudara yang dilakukan oleh setiap wanita untuk mencari benjolan yang dicurigai atau kelainan lainnya. SADARI adalah usaha atau cara pemeriksaan payudara yang dilakukan secara teratur dan sistematis oleh setiap wanita sebagai langkah deteksi dini.
Pasien menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan penyuluhan berlangsung. Hal ini terlihat dari perhatian mereka saat menerima materi serta keterlibatan aktif dalam berbagai aktivitas yang diberikan, seperti demonstrasi langkah-langkah Periksa Payudara Sendiri (SADARI) dan latihan praktik sederhana. Meskipun beberapa pasien memiliki keterbatasan dalam mengungkapkan pendapat secara verbal, antusiasme mereka tercermin melalui ekspresi wajah yang penuh perhatian, anggukan kepala, serta partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab.
Beberapa pasien juga terlihat senang saat diminta berbagi pengalaman atau pandangan mengenai pentingnya deteksi dini kanker payudara, menunjukkan bahwa mereka merasa dilibatkan dan dihargai. Selain itu, mereka menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya penyuluhan ini karena memberikan pengetahuan baru yang berguna bagi kesehatan mereka.
“Harapan kami ke depannya, para pasien dapat lebih sadar akan pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan payudara sendiri secara rutin. Kami juga berharap edukasi ini dapat menjadi langkah preventif untuk mencegah penyakit yang lebih serius,” ujar salah satu mahasiswa Profesi Ners yang terlibat dalam kegiatan penyuluhan.
Penulis: Fernanda Maretha Rahadiyanti
Editor: Nandyta Putri Rahmadhani (Airlangga Nursing Journalist)




