Universitas Airlangga Official Website

Sailing Through Collaboration, Navigating Shared Vision: The International Collaboration of BEM FPK UNAIR and UMT in AQUAMARITIME SYNERGY 2025

Kegiatan AQUAMARITIME SYNERGY 2025 merupakan kolaborasi internasional antara BEM FPK Universitas Airlangga, Maritime Expert Generation (MAX-G), dan Naval Club Universiti Malaysia Terengganu (UMT). Diselenggarakan secara daring pada 20 November 2025, kegiatan ini bertujuan memperkuat jejaring kemaritiman serta meningkatkan pemahaman antar organisasi mahasiswa kelautan Indonesia–Malaysia. Acara ini menjadi ruang pertukaran wawasan, pemaparan profil organisasi, dan diskusi terkait tantangan maupun strategi pengembangan organisasi. Seluruh agenda meliputi pembukaan, lagu kebangsaan, sambutan institusi, pemaparan visi pemimpin organisasi, presentasi profil, mini talkshow, sesi tanya jawab, penyerahan e-sertifikat, dokumentasi, dan penutupan.

Acara tersebut diawali oleh sambutan perwakilan FPK Universitas Airlangga, Bapak Hadi S.Pi., M.Si.,Ph.D. yang menekankan pentingnya kolaborasi internasional bagi pengembangan wawasan mahasiswa. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dr. Sayyid Zainal Abidin bin Syed Ahmad dari Universiti Malaysia Terengganu selaku representatif MAX-G, yang menyoroti nilai strategis kerja sama lintas negara dalam memperkuat jaringan akademik. Sambutan ketiga dari perwakilan Naval Club UMT turut menegaskan pentingnya sinergi regional antar organisasi kemaritiman serta harapan agar kolaborasi ini terus berlanjut secara berkelanjutan.

Agenda selanjutnya adalah penyampaian sambutan dari ketiga pemimpin organisasi, yaitu Presiden BEM FPK UNAIR, Presiden MAX-G, dan Presiden Naval Club UMT. Masing-masing diberikan waktu untuk memperkenalkan visi kelembagaan, ruang lingkup kegiatan organisasi, serta harapan terhadap jalannya kolaborasi internasional ini. Ketiganya menegaskan bahwa kegiatan seperti AQUAMARITIME SYNERGY 2025 sangat penting untuk memperkuat jaringan, berbagi praktik terbaik, serta membangun budaya kolaborasi lintas negara di kalangan mahasiswa.

Sesi presentasi organisasi diisi oleh BEM FPK UNAIR, MAX-G, dan Naval Club UMT yang masing-masing memaparkan struktur, program kerja, serta fokus kegiatan mereka dalam pengembangan kompetensi mahasiswa maritim. Setelah itu, acara berlanjut pada Mini Talkshow yang membahas strategi rekrutmen anggota, program paling berdampak, hambatan pelaksanaan kegiatan, dan pertimbangan dalam merancang program baru. Diskusi berlangsung interaktif dan memberikan berbagai pandangan dari tiap organisasi. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang membuka ruang dialog antar peserta tentang pengembangan organisasi dan peluang kolaborasi. Sebagai penutup, panitia menyerahkan e-sertifikat, melakukan dokumentasi, dan menutup acara dengan harapan agar kerja sama antara FPK UNAIR, MAX-G, dan Naval Club UMT terus berkembang. Secara keseluruhan, AQUAMARITIME SYNERGY 2025 berhasil memperkuat jejaring kemaritiman dan membuka peluang kolaborasi mahasiswa Indonesia–Malaysia.