FTMM NEWS – Perubahan iklim punya dampak buruk kepada manusia dan lingkungan. Diantaranya mempengaruhi kesehatan, kemampuan untuk menanam pangan, perumahan, keselamatan dan pekerjaan. Bahkan diantara kita sudah lebih rentan terhadap dampak iklim, seperti orang yang tinggal di negara pulau kecil dan negara berkembang lainnya. Kondisi seperti kenaikan permukaan laut telah meningkat ke titik di mana seluruh komunitas harus pindah, dan kekeringan yang berkepanjangan menempatkan orang pada risiko ancaman pangan.
Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Universitas Airlangga berkomitmen dalam kontribusi menjaga perubahan iklim. Salah satu caranya adalah dengan menggelar pengabdian masyarakat. Dikemas dalam pengmas penugasan yang diketuai Yoga Uta Nugraha, S.T., M.T. Dosen Teknik Elektro. Yoga berkolaborasi dengan rekan dosen dan dibantu sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam komunitas Electric Vehicle On Study (EV-OS).
“Pengmas dengan membawa sepeda listrik ini juga untuk menyemarakkan penggunaan alat – alat atau kendaraan yang ramah lingkungan pada masyarakat Gili Iyang,” tutur Yoga Uta.
Menurutnya sepeda listrik dapat mengurangi emisi yang berkontribusi pada perubahan iklim. Ia menambahkan jika melihat satu dua warga Gili Iyang yang telah menggunakan sepeda listrik. Hal ini merupakan mindset positif untuk tetap menjaga pulau Gili Iyang dari polusi. Selain itu, terdapat peran sekelompok remaja yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan karang taruna dalam upaya merawat Gili Iyang.
Sepeda listrik diberikan kepada tenaga kesehatan Puskesmas Pembantu di Desa Bancamara, Dungkek. Satu unit sepeda ini melengkapi keberadaan satu unit sepeda listrik yang sudah diberikan tahun 2022 lalu, lewat program ACDH. Sepeda ini digunakan sebagai operasional nakes disana.

Kenapa memilih sepeda listrik? Sepeda listrik memiliki nol emisi yang ramah lingkungan. Gili Iyang yang dikenal sebagai pulau dengan kadar oksigen tinggi. Sehingga dengan adanya sepeda listrik, minimal bisa tidak menambah beban polutan yang dihasilkan dari kendaraan. Terlebih, sepeda motor menjadi kendaraan utama sebagai sarana operasional warga di pulau ini, selain perahu.(ant/and)
Kontributor : Antik Widi Anugrah, Mahasiswa Teknik Elektro




