FTMM NEWS – Pemilihan Umum Raya (PEMIRA) FTMM 2024 telah berlangsung pada tanggal 29 November 2024 – 27 Desember 2024. Sebagai agenda tahunan, Pemira menjadi momen penting bagi mahasiswa untuk memilih pemimpin organisasi mahasiswa (Ormawa). Pemira ini mencakup BEM, BLM, dan DLM, yang menjadi wadah regenerasi kepemimpinan di FTMM.
Ketua Panitia Pemilihan Umum (PPU), Farhan Malik, menyampaikan tujuan Pemira. “Agenda Pemira menjadi pusat regenerasi Ormawa FTMM. Selain itu, Pemira menjadi wadah bagi mahasiswa untuk meramaikan pesta demokrasi setiap tahun,” jelasnya. Namun, partisipasi mahasiswa pada uji publik sangat rendah. “Kami berharap lebih banyak mahasiswa terlibat, tetapi partisipasi menurun drastis daripada tahun lalu. Gunakan hak suara kalian sebaik mungkin. Suara kalian sangat berharga untuk masa depan FTMM,” ujarnya.
Pemungutan suara menghasilkan kemenangan kotak kosong pada pemilihan Presiden & Wakil Presiden BEM FTMM. Sebagai tindak lanjut, rapat koordinasi pada 23 Desember 2024, melibatkan berbagai pihak untuk membahas regenerasi kepengurusan BEM FTMM. Berdasarkan hasil rapat, pemilihan ulang untuk Presiden dan Wakil Presiden BEM FTMM 2025 serta BLM FTMM UNAIR 2025 berlangsung 24-27 Desember 2024. BLM FTMM 2024 mengatur mekanisme bersama PPU dan Panwaslu.

Hasil pemilihan ulang membawa harapan baru. Muhammad Safaroz Zaim (RN) dan Gilardo Diaz Saragih (TSD) terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua BEM FTMM dengan 725 suara. Selain itu, Muhammad Fadli Tambunan (TRKB) dan Muhammad Thofa Saputra (TE) menjadi perwakilan DLM, sementara Aulia Primaswara (TRKB) terpilih sebagai anggota BLM.
Motivasi dan Harapan Ketua BEM 2025
Ketua BEM FTMM terpilih, yang akrab disapa Rozy, menyampaikan motivasinya untuk mencalonkan diri. “Dalam wawancara, Rozy mengungkapkan motivasinya untuk mencalonkan diri. “Kemenangan kotak kosong sebelumnya menjadi refleksi bahwa mahasiswa membutuhkan pemimpin yang benar-benar membawa perubahan. Saya ingin menciptakan BEM yang mewakili aspirasi mahasiswa dan menciptakan dampak nyata,” jelasnya.
Rozy juga berbagi harapannya untuk FTMM. “Saya ingin FTMM menjadi fakultas yang dikenal karena keilmuannya. Mahasiswa FTMM harus percaya diri dengan identitas mereka dan terus berkembang, baik secara akademik maupun non-akademik. Mari kita bersama-sama membangun FTMM yang lebih baik,”. Sebagai penutup, Rozy mengajak mahasiswa mendukung kepengurusan baru dan bersama-sama menciptakan FTMM yang lebih baik.
Penulis: Aisya Rizkya Hidayah, Mahasiswa Prodi Teknologi Sains Data
Editor : Andri Hariyanto




