Universitas Airlangga Official Website

Selamat! Dua Mahasiwi Ilmu Politik Berhasil Raih Juara 1 Lomba Esai Nasional Bertema Ekonomi 

SURABAYA – HUMAS| Dua mahasiswi FISIP UNAIR menorehkan prestasi mebanggakan, merekalah Devira Hannum Harahap (Devira) dan Fadlila Sittatus Syawwala (Sitta), mahasiswi jurusan Illmu Politik 2020 yang berhasil memperoleh juara 1 esai nasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Akuntansi UNTIDAR pada bulan Agustus 2022. Keduanya mengungkapkan kemenangan ini merupakan pengalaman pertama dimana memberikan mereka semangat untuk mengikuti perlombaan lain serta mengejar kejuaraan lainnya. Baik Devira ataupun Sitta memiliki minat menulis sudah sejak sebelum menjadi mahasiswa, keduanya juga tergabung dalam UKM Penalaran, UKM ini terkait dengan bidang kepenulisan yang sejalan dengan minat keduanya. 

Dalam proses awal, kolaborasi antara Sitta dan Devira menemukan kesulitan dalam menentukan judul dari tema lomba yang diselenggarakan yaitu ekonomi, dimana ekonomi memiliki lingkup cakupan yang sangat luas. Sitta juga mengungkapkan adanya kesulitan dalam pemilihan diksi dalam penulisan. Namun kesulitan tersebut berhasil mereka lewati dengan  cara diskusi, kolaborasi dari keduanya serta meminta pendapat para rekan seniornya.  

Proses pembuatan esai berlangsung sejak bulan Agustus lalu, Devira dan Sitta berkolaborasi dalam membuat esai yang berjudul “BAJO DAYS FESTIVAL (BAYFEST): Hybrid Festival Kearifan Lokal Masyarakat Labuan Bajo Sebagai Upaya Mendukung Peningkatan Ekonomi Pariwisata Era Society 5.0” yang akhirnya berhasil menjuarai perlombaan. Esai ini memiliki implementasi inovasi berbasis kegiatan dan digital dimana Sita dan Devira memiliki ide besar untuk mengembangkan hybrid festival yang penyelenggaraanya dilaksanakan secara offline kemudian juga dipamerkan secara online, seperti pameran UMKM di aplikasi yang dinamai PunyaBajo, e-commerce yang berfungsi untuk beli cinderamata labuan bajo. 

Devira mengungkapkan meskipun keduanya mengikuti lomba secara tim, namun baik dirinya ataupun Sitta memiliki pembagian tugas masing-masing. “Untuk bagian latar belakang dan gagasan ide itu bagianku, untuk konsep kegiatan, aplikasi serta analisis SWOT itu Sitta,” ungkap Devira. Dilanjutkan oleh Sitta menerangkan bentuk kerjasama yang terjadi. “Kita kerjasamanya dengan sering saling koreksi satu sama lain bagian masing-masing,” ungkap Sitta. Persiapan pembuatan esai yang panjang serta tahapan presentasi hasil esai berhasil dilalui oleh Devira dan Sita dengan sangat baik. 

Baik Devira maupun Sitta memilki harapan kedepan untuk terus mencoba mengikuti perlombaan lain dan terus belajar serta menuntaskan berbagai target kedepan. Di akhir wawancara, keduanya mengungkapkan kejuaraan ini tak lepas dari do’a dan usaha yang sungguh-sungguh. “Jangan pernah takut mencoba karena kita masih sebagai mahasiswa, kita masih muda gak masalah jika gagal, berani keluar dari zona nyaman, jangan pernah berpikir ketika kita gagal sekali terus tidak mau mencoba lagi,” ungkap Devira mengakhiri. 

Artikel ini memuat Sustainable Development Goals (SDGs) PBB point ke-4 Quality Education (SAR)