Universitas Airlangga Official Website

Obrolan Pagi Ranah Publik bersama BPBRIN Unair:  Insan Kampus Berkontribusi untuk Negeri

Berita UNAIR Pascasarjana, Sabtu,15 Februari 2025  –  Belakangan viral tagar #kaburajadulu di media sosial sebagai bentuk ekspresi dan keinginan generasi muda untuk mencari peluang yang lebih baik di luar negeri. Fenomena ini mencerminkan kekecewaan terhadap kondisi ekonomi, politik, dan sosial di Indonesia, yang mendorong mereka mempertimbangkan untuk pindah ke negara lain demi kehidupan yang lebih baik. Keinginan itu ditandai dengan unggahan di media sosial yang membandingkan kehidupan di Indonesia dengan di luar negeri.

Kondisi sosial terkini di Indonesia tersebut menjadi salah satu bahasan pada obrolan hangat di Ranah Publik Suara Muslim TV, Jumat pagi, 14 Februari 2025, bersama BPBRIN Unair Surabaya. Hadir sebagai narasumber Prof. Dr. M. Nafik Hadi Ryandono, SE., M.Si, Kepala Badan Pengembangan Bisnis Rintisan dan Inkubasi (BPBRIN) Unair serta Prof. Dr. Anwar Ma’ruf, drh., M.Kes, Dekan Fakultas Vokasi Unair, didampingi oleh Prof. Dr. H. Suparto Wijoyo, S.H., M.Hum, Wakil Direktur III Sekolah Pascasarjana Unair. 

Merespon tagar #kaburajadulu, Prof. Anwar selaku Dekan Vokasi yang mendidik mahasiswa di fakultasnya untuk menjadi lulusan yang siap bekerja, merespon positif anak muda yang memiliki keinginan untuk keluar negeri. Bahkan ia menyatakan Fakultas Vokasi memberikan kesempatan para mahasiswa untuk menimba pengalaman di luar negeri gratis selama satu semester. Meskipun negara-negara lain mungkin memberikan peluang kerja lebih baik dengan lingkungan sosial dan politik yang lebih stabil, Prof. Anwar meyakinkan Indonesia tetap paling baik, nyaman, dan indah sebagai tempat tinggal. “Sebaik-baiknya insan adalah yang bermanfaat untuk negeri, dan Fakultas Vokasi Unair memberikan sarana untuk menciptakan anak unggul yang siap menghadapi dunia kerja,” kata Prof. Anwar. 

Mengangkat topik Insan Kampus Berkontribusi untuk Negeri, Prof. Nafik sebagai Kepala BPBRIN Unair Surabaya pun menjelaskan produk-produk civitas akademika Unair yang sudah dipasarkan oleh BPBRIN kepada seluruh pendengar Ranah Publik Suara Muslim TV. Beberapa produk yang dipromosikan oleh Prof. Nafik, antara lain produk pasta gigi Sativa, obat herbal Diabetkol yang berfungsi menurunkan kadar glukosa dalam darah, Pua-skin sebagai produk metabolit stem cell untuk anti aging, serta yang cukup fenomenal yaitu vaksin Inavac yang dikembangkan oleh tim peneliti Unair sebagai vaksin Covid-19. “Vokasi dan BPBRIN merupakan mitra strategis karena penelitian-penelitian yang dihasilkan oleh Fakultas Vokasi merupakan penelitian terapan,” kata Prof. Nafik. 

Saat ini Unair, lanjut Prof. Nafik, sedang mempersiapkan vaksin untuk mengatasi wabah penyakit mulut dan kuku yang akan segera dipasarkan secara komersial. Menurutnya, perguruan tinggi harus bersifat pro aktif, bisa memprediksi masa depan, dan bersiap untuk melakukan inovasi. Fakultas Vokasi, tambah Prof. Anwar, memiliki potensi besar untuk melakukan inovasi tersebut dikarenakan penelitian-penelitian yang dihasilkan merupakan penelitian terapan, sehingga diharapkan ke depannya insan kampus, terutama di Fakultas Vokasi, dapat memberikan kontribusi lebih untuk negeri melalui riset-riset mutakhirnya. 

Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =
(Instagram, YouTube, Facebook, LinkedIn, Twitter, Spotify, TikTok)