Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menegaskan perannya sebagai School of Collaborative Leadership melalui penyelenggaraan Guest Lecture bertema transformasi korporat berkelanjutan. Kegiatan ini membedah strategi pertumbuhan bisnis di tengah dinamika dan disrupsi global yang kian kompleks.
Bertajuk “Transforming Corporate Growth through Intelligent Platforms, Innovation Networks, and Skilled Human Capital”, Guest Lecture yang digelar pada Jumat, 12 Desember 2025, menghadirkan Direktur Utama PT Karabha Digdaya, Trisnadi Yulrisman, sebagai pembicara utama, didampingi Dr. Windijarto, SE., MBA., CA. Forum ini menjadi ruang berbagi praktik terbaik dari dunia industri kepada sivitas akademika.
Kolaborasi sebagai Fondasi Pertumbuhan
Dalam pemaparannya, Trisnadi Yulrisman menekankan bahwa pertumbuhan korporasi yang berkelanjutan tidak lahir dari persaingan internal yang bersifat ego sektoral, melainkan dari kolaborasi yang terbangun secara sinergis.
Menurutnya, ekosistem kolaboratif selalu lebih kuat dibandingkan egosistem yang berdiri sendiri. Prinsip ini diterapkan PT Karabha Digdaya, perusahaan di bawah Kementerian Keuangan yang bergerak di bidang properti dan manajemen aset, melalui kemitraan multipihak.
Kolaborasi tersebut melibatkan UMKM dalam rantai pasok, sinergi dengan pemerintah daerah, komunitas, akademisi, hingga media. Pendekatan ini dinilai mampu memperluas dampak ekonomi sekaligus meningkatkan daya saing perusahaan.
Keputusan Berbasis Data dan Perubahan Mindset
Lebih lanjut, Trisnadi menyoroti pentingnya intelligent way of working dalam tata kelola perusahaan modern. Ia menegaskan bahwa transformasi korporat harus ditopang oleh pengambilan keputusan yang objektif dan terukur.
Beberapa prinsip kunci yang disampaikan antara lain keputusan berbasis data, bukan sekadar intuisi, struktur organisasi yang adaptif dan dinamis dengan dokumentasi yang kuat, serta transformasi yang dimulai dari perubahan mindset, bukan hanya mengandalkan teknologi atau perangkat lunak.
Pendekatan tersebut diyakini mampu menciptakan organisasi yang tidak hanya efisien, tetapi juga memiliki dampak nyata bagi pemangku kepentingan.
Transformasi Berpusat pada Manusia dan Dampak Sosial
Dalam pesan penutupnya, Trisnadi Yulrisman menegaskan bahwa esensi transformasi sejati terletak pada manusia. Transformasi korporat, menurutnya, bukan semata pembangunan fisik atau optimalisasi aset, tetapi proses membangun kolaborasi, kepemimpinan, dan keberanian untuk membentuk masa depan.
Transformasi yang berkelanjutan harus mampu menghadirkan nilai tambah sosial, sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya manusia sebagai penggerak perubahan.
Sinergi Akademisi dan Praktisi
Guest Lecture ini merupakan bagian dari inisiatif KD Goes To Campus 2025 dan dibuka dengan sambutan Koordinator Program Studi S3 Pengembangan Sumber Daya Manusia, Prof. Dr. Ahmad Rizki Sridadi, SH., MM., MH. Ia menyampaikan apresiasi atas kesediaan Trisnadi Yulrisman berbagi pengalaman praktis, khususnya dalam bidang manajemen aset dan properti.
Acara ini turut dihadiri Direktur Sekolah Pascasarjana UNAIR, Prof. Dr. dr. Achmad Chusnu Romdhoni, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.Onk. (K), FICS. Kehadiran pimpinan SPS UNAIR menegaskan komitmen institusi dalam mengakselerasi pengembangan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global.
Melalui kolaborasi erat antara akademisi dan praktisi, UNAIR terus menghadirkan wawasan strategis mengenai pentingnya keterampilan abad ke-21, seperti collaboration and communication serta problem solving and creativity, sebagai modal utama menghadapi tantangan masa depan.
Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =
(Instagram, YouTube, Facebook, LinkedIn, Twitter, Spotify, TikTok)




