Universitas Airlangga Official Website

Posyandu Sehat di Truni, Mahasiswa KKN BBK 7 Truni Hadirkan PMT Bergizi

Kegiatan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) Posyandu bersama ibu-ibu PKK dan mahasiswa KKN-BBK Universitas Airlangga di Desa Truni.
Kegiatan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) Posyandu bersama ibu-ibu PKK dan mahasiswa KKN-BBK Universitas Airlangga di Desa Truni.

UNAIR NEWS – Mahasiswa KKN-BBK Universitas Airlangga (UNAIR) berkolaborasi dengan ibu-ibu PKK dan tenaga kesehatan desa dalam kegiatan Posyandu yang dilaksanakan di Desa Truni. Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja bidang kesehatan mahasiswa KKN sebagai bentuk kontribusi nyata dalam meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat desa.

Melalui kegiatan Posyandu, mahasiswa KKN-BBK Universitas Airlangga turut berperan aktif dalam mendukung pemantauan tumbuh kembang bayi dan balita. Rangkaian kegiatan yang dilakukan meliputi pencatatan data kesehatan, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, lingkar lengan, dan lingkar kepala, serta pendampingan imunisasi campak. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan mata sebagai upaya deteksi dini gangguan kesehatan pada anak. Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 3 (Good Health and Well-being) yang menekankan pentingnya kesehatan dan kesejahteraan sejak usia dini.

Sebagai bagian dari Pemberian Makanan Tambahan (PMT), mahasiswa KKN menyiapkan menu sup bola udang yang diolah secara sehat tanpa penggunaan penyedap rasa buatan. PMT tersebut dibuat dari bahan bernutrisi seperti daging udang, wortel, tomat, dan tahu, dengan bumbu sederhana berupa garam. Penyediaan PMT sehat ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi balita sekaligus mencegah risiko kekurangan gizi, yang selaras dengan SDGs Tujuan 1 (No Poverty) dalam aspek pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

”Tujuan pelaksanaan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dengan pendekatan gizi perikanan melalui menu sop bola udang adalah untuk membantu meningkatkan asupan gizi balita, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan protein yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan anak..” ujar Ellen Diva Ibanez selaku penanggungjawab program kerja tersebut.

“Program ini juga bertujuan untuk memperkenalkan variasi menu sehat berbahan dasar hasil perikanan yang mudah dikonsumsi, memiliki cita rasa yang disukai anak, serta dapat diolah secara sederhana oleh keluarga, sehingga diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan di rumah sebagai upaya pencegahan masalah  stunting.” ujar Rahmada Tri Kusumadaru yang juga menjadi penanggung jawab acara tersebut.

Selain PMT utama, balita dan bayi juga memperoleh tambahan asupan berupa buah naga, jeruk, susu, serta kue. Pemberian buah-buahan berfungsi sebagai sumber vitamin dan mineral, sementara susu mendukung pertumbuhan dan perkembangan tulang anak. Pada kesempatan yang sama, mahasiswa KKN turut memberikan edukasi sederhana kepada para ibu mengenai pentingnya gizi seimbang dan pemantauan kesehatan rutin, sebagai bentuk dukungan terhadap SDGs Tujuan 4 (Quality Education) melalui peningkatan pengetahuan kesehatan keluarga.

Kegiatan Posyandu ini terlaksana melalui kerja sama antara mahasiswa KKN-BBK Universitas Airlangga, ibu-ibu PKK, kader Posyandu, dan bidan desa. Kolaborasi lintas pihak tersebut mencerminkan implementasi SDGs Tujuan 17 (Partnerships for the Goals) dalam upaya memperkuat layanan kesehatan masyarakat. Diharapkan, keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan Posyandu dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi kesehatan anak serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemantauan tumbuh kembang sejak dini.

Penulis: Ellen Diva Ibanez, Rahmada Tri Kusumadaru