UNAIR NEWS – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) SEJATI Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menghadirkan kegiatan inspiratif bertajuk Kelas Kreatif dengan tema Pembuatan Tote Bag dengan Teknik Tie Dye. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Kendalrejo, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, pada Rabu (8/10/2025). Peserta kegiatan merupakan siswa-siswi SDN 04 Kendalrejo yang mengikuti kegiatan dengan antusias dan semangat belajar tinggi.
Kegiatan itu merupakan bagian dari rangkaian program pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi oleh PPK Ormawa SEJATI sebagai bentuk implementasi pembelajaran berbasis life skill bagi anak-anak sekolah dasar. Melalui kegiatan ini, para peserta diajak untuk berkreasi dengan teknik pewarnaan tie dye pada tote bag sederhana. Proses tersebut tidak hanya melatih keterampilan motorik halus dan seni rupa anak, tetapi juga menumbuhkan jiwa kreatif, rasa ingin tahu, serta kemampuan bekerja sama dalam kelompok.
Melatih Kreatif Sejak Dini
Ketua Tim PPK Ormawa SEJATI, Dewi Roso Wulan, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat kreativitas dan kemandirian sejak usia dini. “Kami ingin anak-anak dapat belajar dengan senang, sekaligus mengenal pentingnya keterampilan hidup yang bermanfaat untuk masa depan,” ujarnya.
Melalui Kelas Kreatif Tie Dye, tim PPK Ormawa SEJATI UNAIR berharap kegiatan ini menjadi langkah berkelanjutan dalam membangun karakter anak-anak Desa Kendalrejo. Hal itu sejalan dengan misi UNAIR dalam mewujudkan pengabdian masyarakat berbasis pendidikan yang berdampak nyata.
Lebih dari sekedar kegiatan seni, Kelas Kreatif itu menjadi wadah untuk menanamkan nilai-nilai karakter dan kecakapan hidup melalui pembelajaran yang menyenangkan. Anak-anak tidak hanya belajar membuat karya, tetapi juga dilatih untuk menghargai proses, bekerja sama, dan bangga terhadap hasil ciptaannya sendiri.
Salah satu pendamping siswa, Isna Dhella Yasya mengungkapkan kebanggaannya terhadap antusiasme peserta. “Anak-anak sangat semangat dan cepat tanggap mengikuti setiap tahap kegiatan. Mereka senang bisa membuat totebag dengan warna pilihan sendiri. Kegiatan seperti ini penting karena melatih keberanian mencoba hal baru sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa banyak anak yang awalnya pemalu kini lebih aktif dan berani berpendapat. Hal sederhana itu menjadi bekal penting bagi mereka untuk terus berkembang.
Ke depan, tim SEJATI berencana menghadirkan kegiatan serupa dengan tema lebih beragam seperti seni lokal berbasis potensi desa. Guna menciptakan pembelajaran kreatif yang berkelanjutan bagi anak-anak di Desa Kendalrejo.
Penulis : Dheva Yudistira Maulana
Editor : Khefti Al Mawalia





