Universitas Airlangga Official Website

Praktisi Pertamina Paparkan Persiapan Proses Rekrutmen Kerja

Nandita Galuh Guamaradewi selaku Capabilities Development di PT Pertamina (Persero) memberikan materi mengenai proses rekrutmen kerja dalam mentoring karir DPKKA UNAIR (4/5/2024). (Foto: Istimewa)
Nandita Galuh Guamaradewi selaku Capabilities Development di PT Pertamina (Persero) memberikan materi mengenai proses rekrutmen kerja dalam mentoring karir DPKKA UNAIR (4/5/2024). (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWSDirektorat Pengembangan Karir, Kewirausahaan, dan Alumni (DPKKA) Universitas Airlangga (UNAIR) kembali mengadakan mentoring karir berkolaborasi dengan Pertamina In 2 Me. Berlangsung pada Sabtu, (4/5/2024) secara online pada Zoom Meeting, mentoring itu dihadiri oleh lebih dari 240 peserta. 

Pada kesempatan itu, mentoring karir itu bertajuk persiapan proses rekrutmen. Nandita Galuh Guamaradewi selaku Capabilities Development di PT Pertamina (Persero) menjadi pemateri pada mentoring kali ini. Nandita membeberkan tips dan langkah dalam proses persiapan rekrutmen kerja dari sudut pandang recruiter. 

Nandita menjelaskan bahwa untuk dapat menghadapi proses seleksi kerja, setiap orang wajib melakukan branding diri melalui CV maupun Linkedin. Nandita juga memaparkan beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam proses ini. Di antaranya CV mahasiswa fresh graduate yang tidak memiliki kata kunci sehingga tidak bisa terdeteksi oleh Applicant Tracking System (ATS). 

Recruiter itu kan cari keyword sesuai jobdesk yang dibuka ya. Jadi, kalian harus menyesuaikan dengan itu, be spesific, jadi buat CV based on what they looking for, not what you want to tell,” terang Nandita.

Nandita melanjutkan, setelah yakin dengan CV dan Linkedin, maka tiap mahasiswa harus mencoba dan belajar untuk bekerja secara profesional melalui magang. Ia juga menegaskan untuk tiap mahasiswa mencari lowongan magang yang sesuai dengan posisi yang diminati dan jurusan kuliahnya.

“Saat magang, tampilkanlah performa terbaik kalian. Bukan tidak mungkin perusahaan akan meng-hire kalian lagi sebagai pegawai tetap, jika kalian memiliki performa yang unggul. Selain itu, jangan takut salah, karena magang adalah kesempatan kalian untuk salah dan belajar lagi dan lagi,” papar Nandita.

Lebih lanjut, hal yang perlu diperhatikan oleh mahasiswa adalah peluang-peluang lowongan kerja maupun magang yang tersebar luas di berbagai platform. Nandita menekankan untuk setiap mahasiswa rajin membuka platform rekrutmen perusahaan, media informasi mengenai rekrutmen kerja, maupun media seperti Linkedin. Setelah memiliki resume diri atau CV yang komprehensif, mahasiswa dapat mengirimkan lamaran kepada web rekrutmen perusahaan sebanyak-banyaknya. 

Terakhir, Nandita juga menyarankan mahasiswa untuk mempelajari metode STAR dalam menghadapi proses wawancara. Dengan metode ini, hal yang disampaikan dalam proses wawancara akan menjadi lebih komprehensif dan terstruktur.

Penulis : Febriana Putri Nur Aziizah

Editor : Khefti Al Mawalia