Universitas Airlangga Official Website

Prodi K3 Gelar Workshop Pembelajaran Berbasis Case Based Method

Program Studi K3 UNAIR yang tergabung dalam kegiatan CBM (Case Based Method) gelar praktikum lapangan bertajuk Kunjungan Industri Mata Kuliah Higiene Industri Bidang Manufaktur Tekstil. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan suatu rencana aksi global yang disepakati oleh para pemimpin dunia, termasuk Indonesia, salah satunya berguna dalam Industri, inovasi dan infrastruktur serta Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Tentunya menjadi hal yang penting bagi dunia Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam perindustrian manufaktur termasuk di bidang tekstil.

Untuk itu, mahasiswa Program Studi K3 UNAIR yang tergabung dalam kegiatan CBM (Case Based Method) gelar praktikum lapangan bertajuk Kunjungan Industri Mata Kuliah Higiene Industri Bidang Manufaktur Tekstil. Kegiatan tersebut menyasar stakeholder dan karyawan perusahaan PT. Delta Surya Textile. 

PT. Delta Surya Textile memiliki total produksi mencapai 650 ton per bulan dengan total karyawan 500. Bahan baku yang dipakai dalam membuat benang menggunakan serat polyester dan mixed viscose yarn yaitu penggunaan reusable waste dari proses yang masih bisa diproduksi berupa sliver (limbah) yang diurai kembali sebelum dilakukan proses untuk dijadikan bahan baku.

Dibawah bimbingan dua dosen K3 yaitu Tofan Agung Eka Prasetya, SKep MKKK Phd dan Dr Neffrety Nilamsari SSos MKes, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengedukasi dan memberikan gambaran aplikasi langsung serta membandingkan teori yang didapat mahasiswa di kelas dengan kondisi di dunia kerja.

Menghadirkan direktur perusahaan, Wahyu Istianto, dalam kunjungan industri tersebut, Ia mengulas mengenai Pentingnya Moral Dasar Karyawan dan Penerapan K3 di perusahaan. “Moral dasar karyawan sangat esensial agar semua pekerja mengerti dan memahami bahaya yang terdapat pada proses dan perhatian pada keselamatan dalam bekerja,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, ia memberikan materi moral dasar karyawan dan penerapan K3 di PT. Delta Surya Textile. Materi tersebut antara lain:

1. Sikap dan perilaku karyawan: Dinas, Serius, Disiplin, Inovatif, Produktif, dan

Qualified

2. Alur proses produksi dan penerapan aturan K3

3. Faktor-faktor penyebab kecelakaan kerja

4. Penerapan 5R (Rapi, Resik, Ringkas, Rawat, Rajin) di tempat kerja

5. Struktur organisasi P2K3 dan BALAKAR (Barisan Sukarelawan Kebakaran)

6. Data kecelakaan kerja dan sistem pengendalian perusahaan

Selain itu, imbuh Wahyu bahwa K3 bukan berarti hanya berfokus pada tenaga kerja melainkan objek di sekitarnya. “Fungsinya K3 itu diterapkan untuk melindungi dan menjamin tenaga kerja dan orang yang ada di area juga berfokus pada setiap sumber yang ada dapat digunakan secara aman dan efisien karena accident bukan hanya fisik tetapi juga material,” ungkapnya.

Setelah kunjungan industri, kegiatan CBM dilanjutkan dengan pengukuran lingkungan kerja. Melihat antusias yang tinggi dari mahasiswa, diharapkan kegiatan tersebut dapat bermanfaat bagi mahasiswa sebagai gambaran saat bekerja di industri dan menjadi masukan yang positif dan konstruktif bagi perusahaan terkait dengan perkembangan dunia Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Penulis: Alfien Fachryansyah Lubis