UNAIR NEWS – Universitas Airlangga patut berbangga memiliki guru besar yang handal di bidangnya sekaligus memiliki perhatian terhadap seni budaya. Profesor tersebut adalah Prof. Dr. Bambang Tjahjadi, SE., MBA., Ak., yang merupakan Guru Besar Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNAIR.
Merunut riwayat pendidikannya, Bambang menyelesaikan studi S-1 di Universitas Airlangga pada tahun 1979. Usai menempuh sarjana, ia kemudian melanjutkan studi master di Master of Business Administration (MBA), Western Carolina University, North Carolina, Amerika Serikat pada tahun 1991.
“Pada tahun yang sama dan di kampus yang sama pula saya juga menyelesaikan Project Management (MPM) Certification,” terangnya.
Berkat studi Akuntansi di program sarjana dan bisnis di program master, ia semakin mendalami keilmuan yang berkaitan Akuntansi Manajemen. Dosen kelahiran Probolinggo kemudian melanjutkan studi doktoralnya di Ilmu Ekonomi UNAIR pada tahun 2004.
“Tidak hanya pendidikan formal, saya juga menempuh pendidikan profesi. Pada tahun 2009, saya mendapat Certified Professional Marketer (CPM)-Asia Pacific dan di tahun 2011 saya lanjut menempuh Certified Management Accountant (CMA),” jelas lelaki kelahiran 4 Februari 1957.
Kini, Bambang tak hanya sibuk menjadi dosen. Ia juga kerap ditunjuk sebagai konsultan dan fasilitator di berbagai lokakarya yang berkaitan dengan Strategic Management, Balanced Scorecard, Performance Management, Cost Management, Management Accounting, Certified Management Accounting (CMA-Australia). Baginya, ilmu Akuntansi dan Manajemen adalah rumpun keilmuan yang erat dan saling membantu.
“Ilmu Akuntansi Manajemen merupakan bidang akuntansi yang memberikan informasi kepada manajemen untuk perencanaan pengendalian dan untuk meningkatkan nilai sebuah perusahaan,” paparnya.
Selain berkiprah pada ranah keilmuan akuntansi manajemen, Bambang juga giat dalam bidang pemerhati dan penggiat budaya batik, wayang, dan keris. Bahkan ia sering menggelar berbagai acara yang mengangkat nuansa seni.
Penulis: Nuri Hermawan
Editor: Defrina Sukma S





