Universitas Airlangga Official Website

Rektor Ajak Sivitas Akademika Perkuat Kolaborasi di Bulan Ramadan

Potret Acara Buka Puasa Bersama Rektor (Foto: Humas Unair)
Potret Acara Buka Puasa Bersama Rektor (Foto: Humas Unair)

UNAIR NEWSUniversitas Airlangga (UNAIR) menggelar buka puasa bersama Rektor pada Jumat (27/2/2026). Kegiatan yang berlangsung hangat, dihadiri jajaran pimpinan universitas, perwakilan organisasi mahasiswa, serta sivitas akademika. Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai ruang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi antara pimpinan dan mahasiswa.

Dalam sambutannya, Rektor UNAIR, Prof Dr Muhammad Madyan, SE MSi MFin menegaskan bahwa buka bersama bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang membangun kebersamaan yang autentik. “Momentum buka puasa kita hadirkan sebagai ruang silaturahmi untuk memperkuat rasa kekeluargaan antara pimpinan universitas dan mahasiswa,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus BEM yang telah menuntaskan masa baktinya dan memberikan semangat kepada kepengurusan baru agar melanjutkan tradisi kolaborasi konstruktif. “Semoga dapat menghadirkan gagasan konstruktif dan menjadi mitra strategis universitas dalam membangun kampus yang inklusif dan progresif,” tambahnya.

Tausiah Ramadan bertema Sinergi Ramadan: Mengokohkan Silaturahmi dan Kolaborasi Mewujudkan UNAIR Hebat disampaikan oleh Ustadz Ir. Misbahul Huda, MBA. Ia menyoroti perubahan global yang ditandai era disrupsi dan karakter VUCA (volatile, uncertainty, complexity, ambiguity).

The world is changing. Pilihannya hanya dua: bertransformasi dan beradaptasi, atau diam dan perlahan tertinggal,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa institusi yang bertahan bukanlah yang paling kuat, melainkan yang paling adaptif. Dalam konteks itu, ia mengajak sivitas akademika membangun sinergi berbasis spiritualitas.

Menurutnya, Ramadan tidak boleh berhenti pada ritual, tetapi harus melahirkan transformasi spiritual yang berdampak pada profesionalitas dan kemaslahatan sosial. “Spiritualitas adalah kemampuan menghadirkan Tuhan di mana saja dan dalam profesi apa saja. God as a hidden stakeholder,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa sinergi bermakna menyamakan visi agar menghasilkan daya dorong maksimal. “Sinergi itu ketika 1 + 1 jauh lebih besar dari 2,” ujarnya.

Menjelang waktu berbuka, Rektor kembali mengingatkan bahwa UNAIR adalah rumah besar yang dibangun atas dasar saling percaya dan menjaga. Kebersamaan Ramadan harapannya menjadi penguat ukhuwah sekaligus energi kolektif untuk menghadirkan keberkahan, prestasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat luas. (*)

Penulis: Nafiesa Zahra

Editor: Khefti Al Mawalia