UNAIR NEWS – Adanya kendala dan kurangnya persiapan tak menyurutkan tim Basket Putri Universitas Airlangga meraih hasil yang terbaik. Mereka berhasil menjadi runner-up di laga final Liga Mahasiswa Basketball Jawa Timur musim kelima yang berlangsung selama dua minggu (29/10).
Capaian prestasi kali ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi tim basket putri. Sebab, selain kurangnya persiapan, tim itu dihuni banyak mahasiswa angkatan 2017.
”Biasanya, waktu persiapan kami sebelum kompetisi empat bulan. Kali ini cuma dua bulan. Itu pun masih diselingi ujian tengah semester (UTS),” ungkap Ketua UKM Basketball UNAIR Danu Wardoso.
Danu menyatakan, tim basket putri akan berusaha merebut posisi pertama pada gelaran Liga Mahasiswa Nasional yang diadakan di tempat yang sama. Yakni, di Gedung Student Center Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang, Jum’at (10/11).
”Jadi, hari ini tim basket UNAIR melanjutkan perjuangannya di tingkat Nasional. Yang pada musim lalu, tim basket putri menjadi runner-up Liga Mahasiswa Nasional,” tuturnya.
Sebelumnya, para peserta Liga Mahasiswa saling mengalahkan di preseason yang digelar Universitas Ma Chung Malang. Seluruh tim terbaik Jawa Timur memperebutkan tiga tempat untuk tampil di tingkat provinsi. Kecuali UNAIR dan UBAYA yang otomatis lolos karena telah memiliki banyak poin.
Keberhasilan tim Basket Putri UNAIR memiliki cerita tersendiri. Ketika bertandang ke Malang, mereka harus menyesuaikan diri dengan kondisi dan cuaca di sana.
”Banyak anggota tim yang flu dan batuk ketika di Malang. Mungkin karena pergantian musim dan sana daerah dingin,” imbuh Danu, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNAIR angkatan 2014. (*)
Penulis: Akhmad Janni
Editor: Feri Fenoria





