UNAIR NEWS – Universitas Airlangga (UNAIR) bergerak cepat dalam memberikan informasi akurat menjelang pelaksanaan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Melalui siaran langsung pada Instagram Universitas Airlangga (@univ_airlangga) yang berlangsung pada Jumat (10/4/2026), pihak universitas mengupas tuntas segala persiapan teknis guna memandu para calon mahasiswa agar lebih siap menghadapi ujian.
Hadir sebagai pembicara utama, Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Prof Ir Mochammad Amin Alamsjah MSi PhD bersama Ketua Pusat Hubungan Masyarakat dan Protokol (PHMP) UNAIR, Dr Pulung Siswantara SKM MKes. Diskusi interaktif ini diikuti oleh ratusan partisipan yang sangat antusias bertanya mengenai medan perjuangan di UNAIR.
Jadwal Pelaksanaan dan Pemetaan Lokasi Ujian
Dalam siaran langsung tersebut, Prof Amin menegaskan bahwa rangkaian ujian akan berlangsung mulai tanggal 21 hingga 30 April 2026. “Jadwal ujian UTBK di tanggal 21 hingga 30 April 2026 yang dilaksanakan dalam dua sesi, sesi pagi dan sesi siang,” jelas Prof Amin. Terkait lokasi, beliau memastikan bahwa UNAIR memusatkan pelaksanaan di Kampus Dharmawangsa-B dan Kampus MERR-C.
Menariknya, pada hari ini Prof Amin juga mengingatkan bahwa mulai besok, para peserta sudah bisa mengetahui detail ruangan ujian mereka. “Detail pelaksanaan tempat itu akan kita umumkan tanggal 11-15 April saat unduh kartu peserta, jadi mulai besok teman-teman bisa mengetahui lokasi pastinya,” tambahnya.
Transparansi Materi dan Keketatan Skor UTBK
Mengenai materi ujian, Prof Amin menekankan konsistensi materi agar peserta tidak bingung dalam belajar. “Materi tes sama dengan tahun yang lalu, seperti Tes Potensi Skolastik, Literasi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Penalaran Matematika,” ungkapnya. Persaingan di UNAIR diprediksi tetap tinggi, merujuk pada data skor tahun lalu di mana Fakultas Kedokteran mencatatkan rata-rata skor 755 dan Akuntansi sebesar 700.
Prof Amin memotivasi para peserta agar tetap optimis dan fokus pada nilai ujian. “Bisa diterima, tergantung nanti nilai dari UTBK yang mereka akan dapat. Jadi usaha untuk mendapatkan nilai UTBK sebaik mungkin karena ini pertarungan murni kemampuan,” tegas beliau.
Dukungan dan Etika Pelaksanaan UTBK
Dr Pulung menekankan pentingnya kedisiplinan dan kepatuhan terhadap regulasi universitas selama masa ujian berlangsung. Beliau mengingatkan para peserta untuk memperhatikan etika berpakaian sebagai bentuk profesionalisme calon mahasiswa. “Jangan pakai kaos oblong, baju yang ada kerahnya, dan jangan pakai sandal jepit,” pesannya.
Menutup siaran tersebut, Prof Amin memberikan pesan inspiratif mengenai kunci kesuksesan yang harus peserta persiapkan sejak dini. Beliau mengingatkan bahwa perjuangan intelektual harus berbarengan dengan kekuatan spiritual. “Belajar, belajar, belajar, dan jangan lupa berdoa. Minta khususnya doa dari orang tua, itu sangat mustajab,” pungkas Prof Amin sekaligus mengajak para peserta untuk menjadikan tantangan UTBK ini sebagai proses pembentukan karakter pemimpin bangsa yang tangguh.
Penulis: Fauziah Laili Romadhon
Editor: Ragil Kukuh Imanto





