Assalaamu ‘alaikum wr.wb.
Alhamdulillah, wa syukrulillah, wa laa haula walaa quwwata illa billahi. Allaahumma shalli ‘alaa sayyidina Muhammad wa ‘alaa aalihi wa shahbihi ajma’ien.
Hadirin yang berbahagia
Puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat, taufik, dan inayah-Nya, sehingga hari ini kita bisa hadir pada Konferensi Internasional: 2022 World Immunology Day: International Conference of Immunology Study Program ini dalam keadaan sehat wal-afiat.
Terima kasih kami sampaikan kepada Magister Imunologi Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga yang telah menyelenggarakan konferensi ini. Konferensi dengan tema “Traces of Autoimmune Disease: Current Understanding” semoga bisa berjalan dengan sebaik-baiknya hingga selesai.
Hadirin yang berbahagia
Kita semua tahu bahwa sejak tahun 2005, tanggal 29 April telah ditandai sebagai hari Imunologi oleh berbagai negara di belahan dunia. Penetapan hari imunologi diprakarsai oleh European Federation of Imunological Society (EFIS), dengan tujuan utamanya untuk memperkuat kesadaran publik tentang pentingnya sistem kekebalan bagi kesehatan dan kesejahteraan setiap orang.
Oleh sebab itu, kami menyambut baik Magister Imunologi Sekolah Pascasarjana Unair yang kembali turut andil dalam “World Immunology Day” dengan menyelenggarakan seminar dan konferensi internasional dengan tema “Traces of Autoimmune Disease: Current Understanding”.
Hadirin yang berbahagia
Kami sangat mengapresiasi dengan tema yang diambil. Hal itu mengingat bahwa autoimun menjadi kendala serius yang dihadapi berbagai negara di dunia dan masih belum berakhir hingga saat ini. Kita semua tahu bahwa penyakit ini merupakan penyakit multifaktorial yang kompleks dan hingga saat ini belum dapat dipastikan penyebab utamanya.
Untuk menanggulanginya, berbagai upaya telah dilakukan oleh setiap negara di berbagai belahan dunia dengan peranan multidisiplin. Tidak hanya penanganan medis oleh dokter dan perawat, penderita autoimun juga memerlukan peran orang dan lingkungan di sekitar sebagai sistem pendukung dalam menghadapi dan menjalani kondisi ini. Kompleksitas masalah yang dihadapi oleh penyandang turut berpengaruh dalam berbagai aspek kehidupan.
Hadirin yang berbahagia
Yang perlu diketahui bersama bahwa sistem kesehatan di Indonesia masih belum layak seperti di negara maju. Sistem kesehatan negara yang buruk terlebih saat pandemi dapat menjadi keadaan masyarakat semakin buruk. Dalam situasi kesehatan dunia yang tidak cukup baik saat ini, tidak dipungkiri adanya penyakit infeksi lain yang akan muncul.
Oleh sebab itu, penanganan penyakit autoimun menjadi tantangan tersendiri bagi sistem kesehatan Indonesia, diiringi dengan situasi pandemi yang terjadi saat ini membuat angka kejadian autoimun semakin tinggi.
Hadirin yang berbahagia
Sebab itulah, tema “Traces of Autoimmune: Current Understanding” akan menjadi literasi dalam menyingkap histori kondisi autoimun di Indonesia dan tinjauan dalam menghadapi kondisi di masa pandemi. Tema tersebut juga menjadi bukti bahwa keikutsertaan Progam Studi Magister Imunologi Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga untuk turut mendukung tujuan utama EFIS (European Federation of Immunological Societies) melalui “Immunology Day” yaitu memperkuat kesadaran publik tentang pentingnya sistem kekebalan bagi kesehatan dan kesejahteraan setiap orang.
Hadirin yang berbahagia
Besar harapan kami adanya konferensi intemasional bisa menjadi media transfer knowledge kepada para tenaga medis, tenaga paramedis, tenaga penunjang medis, akademisi dan mahasiswa di bidang kesehatan serta masyarakat tentang memahami histori dan kondisi autoimun, khususnya di Indonesia serta sebagai persiapan untuk menghadapi tantangan di masa depan.
Tidak lupa, dari konferensi ini bisa menambah wawasan keilmuan bagi para mahasiswa bidang kesehatan, kader kesehatan, tenaga medis, tenaga penunjang medis yang bekerja di sarana pelayanan kesehatan, serta masyarakat tentang memahami kondisi autoimun, penanganan, dan persiapan menghadapi kejadian di masa depan melalui seminar
Hadirin yang berbahagia
Selamat berkonferensi, dan semoga ini semua merupakan kontribusi kita semua untuk masyarakat dan kita semua selalu dalam ridha Allah SWT.
Billahi taufiq wal hidayah
Wassalaamu’alaikum wr.wb.
Rektor,
Prof. Dr. Moh. Nasih, SE., MT., Ak.