Universitas Airlangga Official Website

Sambutan Rektor Pada Pengukuhan Jabatan Guru Besar 

Assalamu’alaikum wa-rahmatullahi wa-barakatuh.

Alhamdulillah, wa syukurillah, wa laa haula walaa quwwata illa billahi. Allaahumma shalli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aalihi wa shahbihiajma’ien.

Yang terhormat,

Ketua, Sekretaris,  dan Anggota Majelis Wali Amanat Universitas Airlangga,

Ketua, Sekretaris,  dan Anggota Senat Akademik Universitas Airlangga,

Para Wakil Rektor Universitas Airlangga,

Sekretaris Universitas Airlangga,

Para Guru Besar Universitas Airlangga dan Guru Besar Tamu,

Para Dekan dan Wakil Dekan di lingkungan Universitas Airlangga,

Para Direktur, Ketua Pusat, Lembaga, dan Badan di Lingkungan Universitas Airlangga,

Saudara Prof. Dr. Budi Utomo, dokter hewan., Magister Science. Prof. Dr. I Gusti Aju Wahju Ardani, dokter gigi., Magister Kesehatan., Spesialis Ortodonti Konsultan Prof. Koesrianti, Sarjana Hukum., Master of Laws., Doctor of Philosophy. Prof. Dr. Tristiana Erawati Munandar, Doktoranda., Magister Science., ApotekerProf. Dr. Siprianus Ugroseno Yudho Bintoro, dokter., Spesialis Penyakit Dalam-Konsultan Hematologi Onkologi Medik. FINASIM.. dan

Para undangan serta hadirin yang berbahagia

Puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat, taufik, dan inayah-Nya, sehingga hari ini kita bisa hadir di acara istimewa ini. Yaitu, Sidang Terbuka Universitas Airlangga dalam Pengukuhan Jabatan Guru Besar kepada Prof. Dr. Budi Utomo, dokter hewan., Magister Science. Dalam bidang Ilmu Kemajiran pada Fakultas Kedokteran Hewan. Prof. Dr. I Gusti Aju Wahju Ardani, dokter gigi., Magister Kesehatan., Spesialis Ortodonti Konsultan. Dalam bidang Ilmu Ortodonsia pada Fakultas Kedokteran Gigi. Prof. Koesrianti, Sarjana Hukum., Master of Laws., Doctor of Philosophy Dalam bidang Ilmu Hukum Internasional pada Fakultas Hukum. Prof. Dr. Tristiana Erawati Munandar, Doktoranda., Magister Science., Apoteker. Dalam bidang Ilmu Farmasetika pada Fakultas Farmasi.

Ketua, Anggota Senat, dan hadirin yang berbahagia

Dengan pengukuhan ini, Prof. Dr. Budi Utomo, dokter hewan., Magister Science., menjadi Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan aktif ke-35, Guru Besar yang dimiliki UNAIR sejak berdiri ke-541, dan  Guru Besar UNAIR PTN Berbadan Hukum ke-249. Prof. Dr. I Gusti Aju Wahju Ardani, dokter gigi., Magister Kesehatan., Spesialis Ortodonti Konsultan., menjadi Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi aktif ke-37, Guru Besar yang dimiliki UNAIR sejak berdiri ke-542, dan Guru Besar UNAIR PTN Berbadan Hukum ke- 250. Prof. Koesrianti, Sarjana Hukum., Master of Laws., Doctor of Philosophy, menjadi Guru Besar Fakultas Hukum aktif ke-16, Guru Besar yang dimiliki UNAIR sejak berdiri ke-543, dan Guru Besar UNAIR PTN Berbadan Hukum ke-251. Prof. Dr. Tristiana Erawati Munandar, Doktoranda., Magister Science., Apoteker., menjadi Guru Besar Fakultas Farmasi ke-32, Guru Besar yang dimiliki UNAIR sejak berdiri ke-544, Guru Besar UNAIR PTN Berbadan Hukum ke-252.

Semoga  pengukuhan  guru besar hari ini juga menginspirasi para akademisi yang lain untuk segera menjadi guru besar. Dengan banyaknya Lektor Kepala yang kita miliki, artinya kita punya potensi untuk menambah guru besar dalam jumlah yang cukup besar. Tentu, dengan kemauan yang keras, mereka pasti juga mampu mencapai jabatan guru besar ini. Tolong disadari, bahwa pencapaian guru besar ini bukan saja merupakan capaian pribadi sebagai seorang dosen, namun juga menjadi capain universitas yang sangat penting.

Ketua, Anggota Senat, dan hadirin yang berbahagia

Dengan dikukuhkannya empat guru besar baru pada hari ini, berarti UNAIR memiliki tambahan SDM yang secara kapasitas sudah sangat teruji keilmuannya. Hal ini, tentunya akan membuat keberadaan UNAIR semakin diakui oleh masyarakat dan dunia.  Sebab, jabatan guru besar menunjukkan pengakuan akan kompetensi di bidang akademik. Dengan demikian, semakin banyak guru besar yang dikukuhkan menunjukkan bahwa semakin banyak pakar yang kita miliki. Ini tentunya akan berdampak pada penilaian terhadap UNAIR yang semakin baik, dan ini akan semakin meningkatkan kualitas kita semua sebagai salah satu dari 500 kampus terbaik di dunia dan mimpi bersama yang sedang kita rancang adalah masuk pada jajaran 100 kampus terbaik di Asia. Masuk sebagai 500 WCU dan 100 Kampus terbaik Asia bukan sekadar untuk sebuah kebanggaan saja. Namun yang lebih penting dari itu adalah proses panjang yang menunjukkan bahwa UNAIR menjadi universitas yang bisa menyiapkan calon-calon generasi mendatang karena mendidik mahasiswa melalui kualitas proses pendidikan dan kualitas para pendidiknya.

Untuk Saudara Prof. Dr. Budi Utomo, dokter hewan., Magister Science., Prof. Dr. I Gusti Aju Wahju Ardani, dokter gigi., Magister Kesehatan., Spesialis Ortodonti Konsultan., Prof. Koesrianti, Sarjana Hukum., Master of Laws., Doctor of Philosophy., Prof. Dr. Tristiana Erawati Munandar, Doktoranda., Magister Science., Apoteker., UNAIR berharap, setelah pengukuhan guru besar ini, kontribusi Saudara kepada Universitas Airlanga akan semakin besar. Setelah  memperoleh jabatan tertinggi di bidang akademik ini, semangat menulis, mengajar, mengabdi, dan meneliti bukan kendur, tapi justru harus ditingkatkan untuk memberi kemaslahatan yang lebih besar.

Ketua, Anggota Senat, dan hadirin yang berbahagia

Pada pidato pengukuhan tadi, Prof. Dr. Budi Utomo, dokter hewan., Magister Science., menyampaikan orasi dengan judul PENINGKATAN AKURASI PEMILIHAN BIBIT UNGGUL PADA TERNAK SAPI POTONG MADURA DENGAN METODE PCR – RFLP (POLYMERASE CHAIN REACTION — RESTRICTION FRAGMENT LENGTH POLYMORPHISMS) UNTUK MENGATASI GANGGUAN HIPOFUNGSI OVARIUM. Dalam paparannya dijelaskan Indonesia dikenal sebagai salah satu negara yang mempunyai sumberdaya genetik yang beranekaragam. Kekayaan keanekaragaman plasma nutfah sapi potong lokal yang dimiliki Indonesia tersebut mempunyai arti yang sangat penting dalam pembangunan peternakan, karena merupakan bahan dasar genetik yang keragamannya sangat dibutuhkan dalam perakitan untuk membentuk rumpun unggul guna meningkatkan produktivitas. Sapi madura merupakan salah satu jenis sapi lokal Indonesia yang berkembang di pulau Madura serta pulau-pulau sekitarnya. Secara morfologi, sapi madura memiliki karakter hampir sama dengan sapi bali kecuali ukuran tubuh dan tanduknya yang lebih kecil. Warna kulit pada sapi madura jantan dan betina lebih coklat dari sapi bali, kaki bagian bawah sampai lutut. Selain itu, sapi madura lebih tahan terhadap cuaca panas, efisien terhadap makanan, memiliki kualitas daging yang baik, dan lebih resisten terhadap parasit.

Selanjutnya, Prof. Dr. I Gusti Aju Wahju Ardani, dokter gigi., Magister Kesehatan., Spesialis Ortodonti Konsultan., menyampaikan orasi dengan judul “PENGEMBANGAN ORTODONTI 5.0 BERBASIS KARAKTERISTIK GENETIK MENUJU HARMONI DENTOFASIAL”. Dalam paparannya dijelaskan Ilmu Ortodonti atau yang kini berkembang menjadi Ortodonti dan Dentofasial Ortopedi adalah bidang khusus ilmu kedokteran gigi yang mempelajari kelainan pertumbuhkembangan gigi-geligi dan wajah yang disebut dengan istilah dentofasial. Proses pertumbuhkembangan struktur dentofasial berisiko mengalami malrelasi, yaitu kondisi gigi yang mempunyai hubungan yang salah. Ketidakteraturan pada gigi, terutama dengan kelainan bentuk wajah akibat hubungan rahang yang tidak harmonis akan sangat mempengaruhi penampilan. Selain itu, masalah ini akan sangat mempengaruhi sistem pengunyahan, pencernaan, dan artikulasi. Oklusi adalah kontak optimum dari hubungan antara gigi rahang atas dan gigi rahang bawah selama posisi istirahat mandibular (tulang rahang bawah). Sedangkan segala macam penyimpangan dari oklusi umumnya disebut maloklusi. Kondisi ini memerlukan koreksi dan penyesuaian pada strukturnya.

Ketua, Anggota Senat, dan hadirin yang berbahagia

Paparan selanjutnya, Prof. Koesrianti, Sarjana Hukum., Master of Laws., Doctor of Philosophy., yang berjudul ASEAN REGIONAL RESPONSE BAGI PEMULIHAN EKONOMI POST COVID-19. Dalam paparannya dijelaskan Pandemi Covid 19 telah berlangsung selama dua tahun, dan sebagaian besar negara-negara sudah mulai membuka pintu bagi lalu lintas barang dan orang meskipun dengan kebijakan dan pengawasan ketat. Setelah Covid 19, perdagangan internasional yang lumpuh mulai bangkit lagi. Negara-negara mengambil kebijakan gabungan antara pemulihan ekonomi dan penanggulangan wabah Covid-19 supaya keduanya bisa berjalan beriringan. ASEAN sebagai organisasi di kawasan Asia Tenggara dimana Indonesia menjadi anggotanya, juga menyusun sejumlah kesepakatan sebagai regional response bagi pemulihan ekonomi post-covid-19. Terdapat lima strategi yang akan dilakukan ASEAN yaitu meningkatkan system kesehatan, memperkuat human security, memaksimalkan potensi pasar internal ASEAN dan memperluas integrasi ekonomi, mengakselerasi transformasi digital dan terus maju menuju masa depan yang lebih sustain dan tangguh. Untuk mendorong adanya collective actions dari negara-negara anggota ASEAN, maka disusun sebuah kerangka kerjasama yang komprehensif yaitu ASEAN Comprehensive Recovery Framework yang berisi suatu strategi jalan keluar yang terkonsolidasi untuk ASEAN yang berketahanan dan lebih kuat yang muncul sebagai pemenang dari Covid 19. Dibutuhkan kolaborasi, koordinasi dan solidaritas yang kuat di antara negara-negara anggota ASEAN agar supaya seluruh program sebagai regional response post Covid 19 bisa diwujudkan.

Paparan terakhir disampaikan oleh Prof. Dr. Tristiana Erawati Munandar, Doktoranda., Magister Science., Apoteker., SISTEM PENGHANTARAN NANOTEKNOLOGI UNTUK OBAT DAN KOSMETIKA. Dalam paparannya dijelaskan Sistem penghantaran merupakan salah satu faktor yang sangat mempengaruhi keberhasilan suatu terapi. Suatu bahan aktif farmasi/obat dapat memberikan efek yang diinginkan jika dapat mencapai target aksinya dalam jumlah yang memadai. Oleh sebab itu sistem penghantaran senantia dikembangkan untuk meningkatkan kemampuan menghantarkan bahan aktif farmasi agar lebih efektif dan efisien, mempertimbangkan; 1. Kemampuan bahan aktif dalam melarut dan menembus membrane, 2. rute penggunaannya. Penggunaan obat per-oral merupakan rute penggunaan yang paling banyak digunakan karena paling mudah dan tidak invasif. Namun beberapa bahan aktif farmasi dapat mengalami first pass metabolism sehingga efek yang ditimbulkan akan rendah. Beberapa juga dapat menimbulkan rasa mual atau mengiritasi lambung, maka obat dapat diberikan secara topikal berupa salep, krim atau gel. Demikian juga dengan kosmetika yang sebagian besar sediaannya untuk dioleskan pada kulit antara lain anti-aging, pemutih, pelembab, tabir surya, mensyaratkan bahan aktif yang umumnya sukar larut air untuk berpenetrasi kedalam kulit.

Ketua, Anggota Senat, dan hadirin yang berbahagia

Akhirnya, mari kita berdoa, semoga ilmu Prof. Dr. Budi Utomo, dokter hewan., Magister Science., Prof. Dr. I Gusti Aju Wahju Ardani, dokter gigi., Magister Kesehatan., Spesialis Ortodonti Konsultan., Prof. Koesrianti, Sarjana Hukum., Master of Laws., Doctor of Philosophy., Prof. Dr. Tristiana Erawati Munandar, Doktoranda., Magister Science., Apoteker., bisa memberikanmanfaat bagi diri beliau, Universitas Airlangga, dan bangsa ini. Juga, semoga kita tidak lupa, bahwa apapun capaian atau prestasi yang kita peroleh, di hadapan Allah yang utama adalah ketaqwaan kita.

Demikian, kurang lebihnya mohon maaf. Semoga Allah meridhai upaya kita semua.

Billahitaufiqwalhhidayah

Wassalaamu’alaikumwr.wb.

Rektor,

Prof. Dr. Moh. Nasih, SE., MT., Ak.,