Universitas Airlangga Official Website

Sarasehan PIMNAS 38, UNAIR Aktif Sampaikan Masukan dan Tekankan Standar Fasilitas serta Integritas

Direktur Kemahasiswaan UNAIR, Dr Eko Supeno drs MSi saat sesi diskusi Sarasehan PIMNAS Ke-38 di UNHAS, Kamis (27/11/2025) (Foto: PHMP UNAIR)
Direktur Kemahasiswaan UNAIR, Dr Eko Supeno drs MSi saat sesi diskusi Sarasehan PIMNAS Ke-38 di UNHAS, Kamis (27/11/2025) (Foto: PHMP UNAIR)

UNAIR NEWS – Sarasehan PIMNAS 38 berlangsung dinamis-harmonis pada Kamis (27/11/2025) di ruang Senat Universitas Hasanuddin (UNHAS). Kegiatan ini menghadirkan ruang diskusi konstruktif bagi seluruh perguruan tinggi peserta untuk menyampaikan evaluasi, masukan, serta pandangan terkait penyelenggaraan PIMNAS 2025. Hadir pada kegiatan ini jajaran Direktorat Belmawa Kemdiktiristek, juri, serta perwakilan perguruan tinggi dari seluruh Indonesia, termasuk Universitas Airlangga (UNAIR).

Pada kesempatan tersebut, UNAIR diwakili oleh Direktur Kemahasiswaan UNAIR, Dr Eko Supeno drs MSi, dan Sekretaris Direktorat Kemahasiswaan UNAIR, Edith Frederika Puruhito SKM MSc (MedSci), yang aktif memberikan masukan dalam forum sarasehan.

Sesi foto bersama Sarasehan Pimpinan Perguruan Tinggi PIMNAS ke-38 di Ruang Senat Universitas Hasanuddin, Kamis (27/11/2025). (Foto: PHMP UNAIR)
Soroti Aspek Pendukung

Sarasehan bermula dengan diskusi evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan PIMNAS 38. Sejumlah perguruan tinggi menyoroti aspek teknis seperti alur presentasi, kesiapan fasilitas, performa jaringan, serta mekanisme penilaian. Beragam masukan ini tidak lain bertujuan untuk menjaga kualitas penyelenggaraan ajang ilmiah terbesar tingkat mahasiswa tersebut.

Dalam forum tersebut, Dr. Eko Supeno menyampaikan perhatian khusus terkait fasilitas penunjang. Ia menyoroti aspek stabilitas jaringan internet serta integritas juri yang perlu menjadi fokus peningkatan. “Tentu anak-anak mahasiswa selalu ingin menjadi yang terbaik. Maka tugas kita adalah memberikan yang terbaik untuk mereka. Jangan sampai semangat mereka terreduksi karena beberapa faktor teknis maupun non-teknis,” ungkapnya.

Komitmen Belmawa Tingkatkan Kualitas

Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemdiktiristek menyampaikan apresiasi atas berbagai catatan yang telah perguruan tinggi peserta sampaikan. Belmawa menegaskan bahwa seluruh masukan akan dipertimbangkan secara serius untuk peningkatan kualitas penyelenggaraan PIMNAS ke depan.

Masukan yang UNAIR sampaikan, khususnya terkait penguatan infrastruktur digital dan mekanisme penilaian berbasis integritas, menjadi salah satu poin yang mendapat perhatian khusus dari Belmawa untuk ditindaklanjuti.

Sarasehan juga membahas proses penentuan tuan rumah PIMNAS ke-39 tahun 2026. Beberapa perguruan tinggi menyampaikan kesiapannya, sementara Belmawa akan melakukan verifikasi dan kajian lanjutan sebelum menetapkan tuan rumah secara resmi. Pengumuman final akan berlangsung setelah evaluasi kelayakan terlah rampung.

Dorong Penguatan Ekosistem Akademik bagi Mahasiswa

Kehadiran UNAIR dalam sarasehan ini kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang aktif mendorong penyelenggaraan PIMNAS yang semakin profesional, dan transparan. UNAIR menilai bahwa PIMNAS bukan hanya kompetisi, melainkan ruang pembelajaran nasional yang harus memberikan pengalaman akademik terbaik bagi seluruh peserta, mulai dari kualitas fasilitas, kesejahteraan kontingen, hingga integritas penilaian dan penyelenggaraan.

UNAIR juga menekankan pentingnya PIMNAS sebagai wadah pertumbuhan ide-ide penelitian mahasiswa yang berkelanjutan. Melalui berbagai masukan yang disampaikan, UNAIR mendorong agar penyelenggara mampu menghadirkan ekosistem PIMNAS yang responsif terhadap kebutuhan mahasiswa, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta tetap menjaga marwah akademik yang menjadi fondasi utama kegiatan ilmiah ini.

Dengan dinamika diskusi yang terbuka dalam Sarasehan PIMNAS 38 di UNHAS, UNAIR melihat forum ini sebagai langkah penting untuk mempersiapkan penyelenggaraan PIMNAS 39 yang lebih matang, profesional, dan berkualitas. UNAIR berkomitmen untuk terus berperan aktif, memberikan masukan konstruktif. Selain itu, memastikan bahwa PIMNAS tetap menjadi panggung prestasi nasional yang membanggakan dan relevan bagi generasi muda Indonesia.

Penulis: Ragil Kukuh Imanto