UNAIR NEWS – Sebagai upaya mendorong pemanfaatan limbah menjadi sumber daya yang bernilai guna, Kelompok BBK 7 Temurejo Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan edukasi LELONIC (Lele Inovatif dari Galon) dan KTP (Kotoran Ternak jadi Pupuk). Kegiatan ini dirancang untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger) dan SDG 12 (Responsible Consumption and Production), melalui pendekatan edukatif dan aplikatif di tingkat masyarakat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 27 Januari 2025, bertempat di Balai Dusun Selorejo, Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi. Peserta kegiatan merupakan ibu-ibu masyarakat Desa Temurejo yang mengikuti rangkaian kegiatan secara aktif. Seluruh kegiatan dirancang dan dilaksanakan oleh mahasiswa Kelompok BBK 7 Temurejo Universitas Airlangga.
Program LELONIC difokuskan pada edukasi budidaya ikan lele menggunakan galon bekas sebagai media alternatif. Kegiatan ini mendukung SDG 12 melalui pemanfaatan kembali limbah plastik galon sehingga mengurangi pencemaran lingkungan. Selain itu, budidaya lele skala rumah tangga juga berkontribusi terhadap SDG 2 dengan menyediakan sumber protein hewani yang mudah diakses dan dapat menunjang ketahanan pangan keluarga.
Selain LELONIC, kegiatan KTP memberikan edukasi mengenai pengolahan kotoran ternak menjadi pupuk organik. Desa Temurejo memiliki banyak peternak kambing sehingga kotoran ternak yang dihasilkan cukup melimpah. Melalui pengolahan yang tepat, kotoran ternak dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik yang mendukung praktik pertanian berkelanjutan. Kegiatan ini berkontribusi terhadap SDG 12 melalui pengelolaan limbah peternakan secara bertanggung jawab serta mendukung SDG 2 dengan meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya pada tanaman buah naga dan jeruk yang menjadi komoditas unggulan desa.
Selama kegiatan berlangsung, setiap sesi disertai pemberian hadiah kepada peserta sebagai bentuk apresiasi. Peserta yang aktif juga mendapatkan doorprize untuk meningkatkan antusiasme. Selain itu, seluruh peserta yang hadir memperoleh paket berupa ikan lele, pakan, dan cairan fermentasi sebagai bekal awal untuk menerapkan budidaya lele secara mandiri di rumah.
Melalui kegiatan LELONIC dan KTP ini, Kelompok BBK 7 Temurejo berharap masyarakat dapat menerapkan praktik pengelolaan limbah yang lebih bijak, meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga, serta berkontribusi pada pencapaian SDGs secara berkelanjutan di tingkat desa.
Penulis: Cindy Aurellia





