UNAIR NEWS – SDGs Center Universitas Airlangga (UNAIR) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya menggelar sosialisasi Program Kelurahan Berseri Kategori Madya bertajuk Airlangga Sustainable and Impactful Kampung (Asik) 2025, Selasa (30/9/2025). Bertempat di Gedung B DLH Surabaya, kegiatan ini mengajak masyarakat berperan aktif dalam mewujudkan kelurahan berwawasan lingkungan berkelanjutan melalui ajang kompetisi.
Dorong Sustainability Program
Tim Ahli SDGs UNAIR, Dr Nurina Fitriani S T, menegaskan pentingnya keberlanjutan program agar kontribusi universitas bagi masyarakat semakin nyata. “Harapannya, kompetisi ini menjadi ruang kontribusi UNAIR untuk warga,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan semacam ini perlu berlanjut di tahun-tahun mendatang karena memperkuat pendampingan masyarakat sekaligus memacu semangat warga menjaga lingkungan secara konsisten. Dengan begitu, kontribusi UNAIR tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi berlanjut hingga memberi dampak nyata di tingkat kelurahan.

Kompetisi Asik
Lebih lanjut, Nurina menjelaskan bahwa Kompetisi Asik hadir sebagai wadah inovasi, kolaborasi, dan inspirasi masyarakat. Program ini tidak hanya menekankan aspek lomba, tetapi juga mendorong partisipasi warga dalam menjaga lingkungan.
Sebagai bentuk apresiasi, seluruh peserta akan membuka booth pada 6 Oktober mendatang di Kampus B Dharmawangsa untuk menampilkan beragam inovasi hijau. “Kompetisi ini bukan sekadar lomba, melainkan ruang bagi warga untuk berkreasi dan berkolaborasi menjaga lingkungan,” jelasnya, menekankan makna pameran tersebut.
Motivasi dan Pengarahan
Kepala Bidang DLH Kota Surabaya, Risnani Pudji Rahayu, S A gr., menyampaikan bahwa program ini membantu masyarakat menjalankan inisiatif lingkungan dengan lebih ringan. “Dengan adanya program ini, biopori dan kegiatan lainnya bisa berjalan dengan santai,” ujarnya.
Ia menambahkan, Surabaya setiap tahun konsisten masuk dalam 10 besar kota berseri di Jawa Timur. Capaian tersebut diharapkan dapat memotivasi kelurahan peserta untuk meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan hingga meraih kategori mandiri.
Penulis: Era Fazira
Editor: Ragil Kukuh Imanto





